Nady Bi Bola Guy-Herve - BhayangkaraAbi Yazid / Goal

Lagi, Pemain Asing Putuskan Cabut Dari Kompetisi Indonesia

Tak ada yang tahan dengan ketidakpastian, hal ini juga berlaku pada sepakbola Indonesia yang sampai sekarang belum jelas apakah bakal eksis kembali dalam waktu dekat, atau setidaknya sesuai rencana PSSI.

Hal tersebut membuat banyak pemain asing sudah memilih cabut meninggalkan Tanah Air dan mencari negara lain dengan kompetisi sepakbola yang jelas. Teranyar, hal demikian dilakukan Hervé Guy asal Pantai Gading.

Gelandang energik milik Bhayangkara FC tersebut resmi diumumkan sebagai salah satu amunisi baru klub kasta kedua Maroko, Chabab Mohammédia. Klub yang berdiri tahun 1948 tersebut memperkenalkan Guy hari ini, 29 November.

Perekrutan Guy diumumkan Chabab melalui akun Instagram resmi mereka, yang memamerkan foto si pemain duduk sambil menandatangani kontrak di sebelah jersey klub dengan warna kebesaran merah dan hitam.

Tentunya ini kabar baik untuk Guy yang semestinya bisa unjuk kebolehan di tahun perdananya mampir di kompetisi Indonesia. Karena Guy awalnya diharapkan jadi pemain asing debutan yang berguna, namun nyatanya kompetisi tak ada.

Nady Bi Bola Guy-Herve - BhayangkaraAbi Yazid / Goal

Pada awal November gelandang berusia 29 tahun ini sebenarnya sudah memberi isyarat bahwa ia sudah sepakat untuk meninggalkan Bhayangkara. Hal itu diketahui dari unggahan foto di Instagram, pada tanggal 5 November.

Foto itu memajang kebersamaan skuad The Guardian di lapangan, dan Guy menuliskan: "Terima kasih untuk segalanya teman-teman, dan saya berdoa yang terbaik untuk kalian."

Guy sendiri semringah bisa gabung Chabab yang dinilai sebagai klub kaya sejarah di Maroko. Klub asal Kota Mohammédia tersebut pernah meraih berbagai gelar prestis di kompetisi domestik, dari mulai liga, hingga kompetisi piala.

"Saya merasa sangat senang dan terhormat menjadi bagian klub luar biasa dengan sejarah yang bagus, Chabab Mohammédia, dan saya sangat senang dengan tantangan baru ini," tulis Guy.

"Saya akan memberikan segalanya untuk membantu tim dan bersama kami akan meraih sesuatu yang luar biasa," tutupnya.

Dengan demikian Bhayangkara yang sudah berpindah kota dan berganti nama jadi Bhayangkara Solo FC hanya menyisakan empat pemain asing. Yakni stoper Korea Selatan Lee Won-jae, gelandang Renan Silva dari Brazil, Ezechiel N'Douassel yang berstatus pinjaman dari Persib Bandung, dan terakhir Lee Yoo-joon yang batal menjadi Warga Negara Indonesia.

Logo Bhayangkara Solo FCGoal Indonesia
Iklan
0