Jeda pertandingan setelah penundaan laga melawan Persis Solo dimanfaatkan pelatuh Uston Nawawi untuk membenahi mental pemain Persebaya Surabaya supaya kembali ke jalur kemenangan.
Pekerjaan utama Uston adalah mengembalikan performa Persebaya sejak memimpin tim, Senin (30/10), mengingat mereka mendapatkan satu imbang dan tiga kekalahan dalam empat pertandingan terakhir.
Uston pun dalam posisi diuntungkan dengan penundaan pertandingan melawan Persis yang seharusnya berlangsung, Kamis (2/11). Laga ini ditunda, karena Stadion Gelora Bung Tomo dan Gelora Joko Samudro Gresik tidak bisa dipakai. Duel ini dijadwalkan berlangsung pada 13 Desember.
Dengan demikian, Uston mempunyai waktu sekitar sepuluh hari untuk membenahi tim, terutama mental pemain, sebelum mereka melakoni laga tandang melawan Barito Putera pada 9 November.
“Seluruh pemain harus memiliki rasa kebersamaan kembali, mau saling menutupi kesalahan temannya di atas lapangan,” ujar Uston dilansir laman resmi klub.
“Saya tekankan seluruh pemain, harus memiliki semangat juang tinggi, karena kita bermain didalam tim besar seperti Persebaya. Jadi ekspetasi cukup tinggi, semua pemain menyadari itu.”
Uston menambahkan, Persebaya dalam kondisi bagus saat menantang Barito Putera pada pekan depan. Dusan Stevanovic selesai menjalankan sanksi akumulasi kartu, sedangkan cedera ankle Sho Yamamoto berangsur membaik. Sementara bek tengah Kadek Raditya juga tidak bermasalah lagi dengan otot perutnya.
“Perkembangan kondisi Sho dan Kadek cukup bagus. Kemungkinan saat lawan Barito mereka sudah 100 persen,” ungkap Uston.
Tim Bajul Ijo menutup putaran pertama dengan menempati peringkat ke-11 klasemen sementara setelah mengoleksi 22 poin. Mereka berselisih delapan angka dengan penghuni teratas zona merah, Arema FC.
