Brasil masih kukuh di puncak klasemen Piala Dunia 2022 zona Conmebol selepas mengalahkan Chile di Estadio Monumental David Arellano, Jumat (3/9) pagi WIB. Pada laga ini, Brasil tak bisa mengandalkan beberapa pemain penting mereka.
Aturan di Liga Primer Inggris yang tidak memperbolehkan pemain ke negara kategori merah membuat Tite harus kehilangan beberapa pemain andalan di timnas Brasil, seperti Alisson Becker dan Ederson Moraes di posisi penjaga gawang.
Meski demikian, Neymar dan kawan-kawan tetap bermain ofensif membidik kemenangan pada pertandingan ini. Chile sebagai tuan rumah juga tidak mau kalah, dan kerap menyusahkan Brasil dan membuat laga ini berjalan cukup menarik.
Hingga babak pertama selesai, tidak ada gol yang terjadi meski kedua tim saling melancarkan serangan. Pada babak kedua, Éverton Ribeiro masuk menggantikan Vini Junior, sementara Bruno Guimarães di lini tengah digantikan oleh Gerson.
Masuknya kedua pemain tersebut membawa hasil bagus untuk Tim Samba. Éverton Ribeiro menjadi pemecah kebuntuan pada menit ke-64 setelah dirinya menyepak bola rebound yang lebih dulu ditendang oleh Neymar di dalam kotak penalti.
Chile sebenarnya berulang kali memberi ancaman ke gawang Brasil, terutama melalui aksi Arturo Vidal yang kerap melepaskan tendangan jarak jauh. Tapi penampilan Weverton Pereira da Silva sebagai deputi Ederson dan Alisson cukup bagus.
Pemain Chile kerap merasa tidak puas dengan keputusan wasit, karena menilai mereka layak mendapatkan penalti pada pengujung laga. Pertandingan ini sampai berlangsung 97 menit karena kerap terjadi aksi protes dari pemain Chile, atau pun Brasil.
Bagaimana pun, Brasil tetap mampu menutup pertandingan dengan kemenangan 1-0, atas tuan rumah. Selepas laga terlihat beberapa pemain masih emosi dengan keputusan wasit, dan bisa saja terjadi perkelahian antarpemain kedua tim, tapi bisa diredam.
Dengan hasil ini, Brasil masih sempurna di tabel klasemen dengan tujuh kemenangan beruntun dan 21 poin yang mereka kemas dari tujuh kemenangan tersebut. Chile harus berjuang lebih keras karena masih ada di posisi tujuh, dengan sembilan poin hasil tujuh kali main.
Getty Images



