Persija Jakarta menjadikan laga terakhir Liga 1 202122 melawan PSS Sleman untuk menambah pengalaman pemain mudanya. Duel tersebut dilangsungkan di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Kamis (31/3).
Pada pertandingan tersebut Persija tidak bisa turun dengan kekuatan penuh. Ada tiga pemain yang absen karena akumulasi kartu yakni Makan Konate, Rohit Chand, dan Ikhwan Ciptady.
Keadaan tersebut yang membuat Persija mau memasang pemain muda. Terlebih pertandingan versus PSS tak lagi berpengaruh untuk Macan Kemayoran.
"Kami punya pemain muda yang butuh jam terbang. Ini kesempatan bagi mereka, sehingga di musim berikutnya kami sudah memiliki pemain muda dengan jam terbang," kata pelatih Persija Sudirman.
Selain itu, Sudirman menyampaikan Persija membidik kemenangan dalam pertandingan tersebut. Ia mau anak asuhnya menutup Liga 1 musim ini dengan tiga poin.
Bukan itu saja, Sudirman menegaskan ogah mengasih PSS bantuan agar terhindar dari degradasi. Posisi Super Elang Jawa masih untuk bertahan di Liga 1 pada musim depan.
"Ini sepakbola. Kami akan selalu menjunjung fairplay dan ingin mendapat hasil maksimal. Saya tekankan ke pemain, bahwa setiap turun harus punya keinginan memenangkan pertandingan. Kalau tidak bisa, tidak boleh kalah," ucapnya.
Di sisi lain, Sudirman mengaku belum tahu menurunkan Marko Simic atau tidak. Ia mau lebih dulu mengecek kondisi penyerang asal Kroasia tersebut.
"Simic akan kami lihat lagi perkembangannya di latihan terakhir, apa bisa turun atau tidak. Yang pasti kami harus memikirkan musim depan, memberikan pemain muda kesempatan bermain. Itu penting di laga terakhir." ujarnya.


