Hertha Berlin mendapat sorotan setelah bek mereka, Dedryck Boyata tampak mencium rekan setimnya, Marko Grujic saat Bundesliga Jerman kembali digelar, Sabtu (16/5) kemarin.
Bundesliga menjadi liga top Eropa pertama yang kembali melanjutkan kompetisi musim 2019/20 setelah terhenti pada Maret lalu karena pandemi virus corona. Sejumlah tindakan pencegahan pun diterapkan selama akhir pekan kemarin.
Di antaranya adalah kewajiban bagi para pemain cadangan untuk duduk berjauhan dan memakai masker sebagai bentuk penerapan aturan jaga jarak sosial. Akan tetapi, yang dilakukan Boyata di lapangan justru terkesen menunjukkan sebuah pelanggaran.
Banyak yang mengecam aksi Boyata tersebut, namun pelatih Hertha, Bruno Labbadia, yang melakoni debutnya bersama klub, justru memaklumi tindakan anak asuhnya.
"Merayakan gol adalah bagian dari sepakbola," kata Labbadia. "Kami sudah sangat sering menjalani tes [COVID-19] dan saya pikir itu bisa diizinkan."
"Akan sangat disayangkan apabila para pemain tidak diizinkan untuk melakukan selebrasi lagi. Saya harap orang-orang di luar sana memahaminya. Hanya rekomendasi dari [dari DFL] untuk tidak melakukannya."
"Kami telah menjalani tes dan terbukti negatif selama enam kali, yang terakhir pada Jumat kemarin. Emosi adalah bagian dari permainan, jika tidak maka kita tidak perlu memainkannya."


