Jumpa pers media La Liga 2019Sandy Mariatna

La Liga Ikut Populerkan Batik

Pengelola kompetisi profesional Spanyol, La Liga, ikut mempopulerkan salah satu budaya Indonesia, yakni batik. Hal itu mereka lakukan pada acara peresmian LaLiga musim 2019/20 di Jakarta, Selasa (3/9).

Untuk kegiatan itu, motif batik yang dipilih adalah parang. Ada filosofi tersendiri dibalik dipilihnya batik bermotif parang tersebut.

"Motif parang memiliki makna usaha dan kerja keras. Biasanya digunakan para ksatria pada zaman kerajaan dahulu. Semangat yang tak pernah menyerah ini sama dengan pesepakbola di atas lapangan hijau," kata Twinda Rarasati, Putri Favorit Batik 2011.

Sementara itu, Rodrigo Gallego selaku delegate of La Liga Global Network Indonesia juga mengatakan pihaknya ingin lebih mendekatkan diri dengan masyarakat di Indonesia. Sehingga tema ini diusung.

"Sejak pertama kali La Liga hadir di Indonesia pada 2017 lalu, kami selalu berusaha untuk menemukan cara terbaik untuk menjangkau para penggemar LaLiga melalui berbagai inisiatif," ucap Gallego.

"Di musim ini, kami ingin menghadirkan sesuatu yang baru dengan menggabungkan elemen batik dengan LaLiga, yang kami harap dapat menegaskan komitmen kami untuk lebih dekat lagi dengan Indonesia. Selain itu, Batik Parang memiliki filosofi yang sama dengan nilai utama yang diusung oleh sepakbola dan La Liga," jelasnya.

Dalam acara ini, para wartawan yang meliput juga diberikan kesempatan untuk membuat batik. Dan ternyata, para jurnalis pun mengakui tidak mudah untuk membatik.

"Butuh kesabaran untuk membatik. Ini pertama kalinya saya membatik," ucap Sandy Mariatna, duty editor Goal Indonesia yang terpilih sebagai pemenang kedua dalam kegiatan membatik para jurnalis tersebut.

La Liga 2019/20 sendiri sudah dimulai sejak 17 Agustus lalu. Pada laga pembuka, mempertemukan Athletic Bilbao kontra Barcelona di Stadion San Mames.     

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google