LA Galaxy mengonfirmasi pada Jumat (5/6) kemarin bahwa mereka telah berpisah dengan Aleksandar Katai setelah adanya unggahan istri sang pemain soal "rasisme dan kerusuhan" di Instagram.
Istri Katai, Tea menggunakan media sosial untuk mengunggah serangkaian story di Instagram, meski kemudian dihapus, yang menyangkut demonstrasi yang sedang berlangsung di Amerika Serikat (AS) sebagai reaksi atas meninggalnya George Floyd.
Demonstrasi terjadi besar-besaran di seluruh 50 negara bagian AS, juga di beberapa negara lain di seluruh dunia, dengan para demonstran menuntut diakhirinya ketidaksetaraan rasial dan kebrutalan polisi.
Menurut keterangan Associated Press, Tea Katai dalam menanggapi demonstrasi itu menuliskan kata-kata dalam bahasa asalnya, Serbia, yang menyerukan agar para demonstran, yang ia sebut sebagai "sapi menjijikan", dibunuh.
Galaxy langsung mengeluarkan pernyataan, mengecam sikap Teak Katai sembari menegaskan bahwa klub tetap dengan tegas menentang segala bentuk rasisme, kekerasan serta terus berupaya mendukung kesetaraan ras.
Sementara itu, Katai, juga ikut mengecam unggahan istrinya melalui akun Intragram miliknya pada Rabu (3/6), mengatakan bahwa pandangan sang istri tidak mewakilinya dan sikap semacam itu tidak mendapat ruang dalam keluarganya meski juga siap bertanggung jawab penuh.
Klub juga mengatakan bahwa tim akan mengadakan pertemuan dengan Katai untuk membahas insiden itu, dengan klub juga mengumumkan kemarin bahwa telah mengakhiri hubungan kerja sama dengan sang pemain.
"LA Galaxy telah sepakat berpisah dengan gelandang Aleksandar Katai," tulis klub Major League Soccer (MLS) dalam keterangan mereka.
Katai bergabung dengan Galaxy pada September lalu setelah menghabiskan dua musim bersama klub MLS lainnya, Chicago Fire.


