Mantan Wakil Presiden Monaco, Vadim Vasilyev, membeberkan rencana masa depan mantan pemain klubnya, Kylian Mbappe, untuk pindah ke Real Madrid.
Vasilyev mengungkapkan bahwa Mbappe masih menunggu momen yang tepat untuk hengkang ke Madrid. Menurutnya, cepat atau lambat sang pemain bakal hijrah ke klub raksasa Spanyol tersebut.
"Kenapa dia [Mbappe] tidak ke Real Madrid?," ucap Vadim Vasilyev kepada Telefoot, Senin (4/11).
"Dia bilang kepada saya: 'Vadim, saya pikir ini terlalu dini, saya orang Paris, saya tidak ingin meninggalkan negara saya seperti itu, saya ingin menjadi pemain hebat di sini. Real Madrid akan menunggu, itulah yang saya pikir'," begitu kata Vasilyev.
"Saya balas: 'Kylian, Anda benar'. Dia ingin menang. Tentu, Liga Champions harus dimenangkan untuk pemain sepertinya. Jika dia juara di Paris, itu lebih baik," tutur dia.
"Mereka [Madrid] akan mengetuk pintu Anda. Seluruh Santiago Bernabeu akan bertepuk tangan ketika Anda sampai di sana," tambahnya.
Mbappe merupakan jebolan akademi Monaco. Namun, pemain berusia 20 tahun itu cuma dua musim membela tim senior Monaco, yakni pada rentang 2015-2017.
Bintang timnas Prancis itu mulai beken pada musim 2016/17. Kala itu, ia mencetak total 26 gol untuk Monaco sekaligus mengantarkan tim menjuarai Ligue 1 plus menembus semifinal Liga Champions.
Setelah pencapaian tersebut, Mbappe dipinjam Paris Saint-Germain pada awal musim 2017-2018 hingga dipermanenkan semusim berselang.
