Harry Kane TottenhamGetty Images

Kutukan Agustus Berlanjut, Harry Kane Santai


OLEH    SANDY MARIATNAIkuti di Twitter

Jika ada bulan yang paling tak disukai Harry Kane, maka Agustus adalah jawabannya. Maklum, sejak menembus tim utama Tottenham Hotspur, Kane tercatat tak pernah mencetak gol di bulan kedelapan.

Di musim 2017/18, seperti di musim-musim sebelumnya, striker internasional Inggris itu lagi-lagi belum berhasil menjebol gawang lawan di bulan Agustus. Saat Tottenham takluk 2-1 dari Chelsea, Minggu (20/8), Kane sebetulnya nyaris mengakhiri kutukan itu, sayang sebuah tembakan kerasnya di babak pertama hanya mengenai mistar gawang.

SIMAK JUGA: Alonso Benamkan Spurs Di Wembley

Meski paceklik gol di Agustus terus menghantuinya, Kane mengaku tidak ambil pusing. Ia juga tidak lantas bersikap ambisius untuk mencetak gol melawan Burnley, Minggu (27/8) mendatang, yang akan menjadi partai terakhir Tottenham di bulan ini.

“Ini adalah sesuatu yang banyak dibicarakan, tetapi saya tidak memedulikannya. Saya hanya ingin bermain baik di setiap laga, tapi terkadang bola memang tidak mau masuk. Saat melawan Chelsea, saya kurang beruntung. Saya akan terus bekerja keras dan tetap rendah hati. Itu saja. Saya yakin gol-gol akan datang,” ungkap Kane seperti dikutip The Telegraph.

Harry Kane TottenhamGetty Images

Penyerang 25 tahun itu memang tidak punya alasan untuk cemas terkait paceklik gol ini. Dalam dua musim terakhir, Kane langsung berlari kencang selepas Agustus dan menjadi topskor Liga Primer Inggris, dengan mencetak 29 gol di musim 2016/17 dan 25 gol di musim 2015/16. Kini, Kane tinggal berjarak satu gol lagi untuk mencapai milestone 100 gol bagi Spurs di semua kompetisi.

Adapun terkait kekalahan kontra Chelsea, Kane menilai timnya sebetulnya tidak layak kalah mengingat armada Mauricio Pochettino mampu mendominasi permainan dan melancarkan serangan secara konstan sepanjang 90 menit.

“Ini tentu saja membuat frustrasi. Kami seharusnya memenangi laga seperti ini, tetapi ternyata tidak. Inilah sepakbola. Kami tidak bermain buruk. Chelsea memiliki dua atau tiga peluang dan mereka mencetak dua gol. Kami memiliki delapan atau sembilan peluang dan hanya mencetak satu gol. Kami harus bisa lebih efektif di laga-laga selanjutnya,” serunya.

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google