Kurniawan Yulianto, Kedah v Sabah, Super League, 21 Sep 2020Sports Regime

Kurniawan Dwi Yulianto Terancam Tak Dampingi Sabah FC Lawan Klub Ryuji Utomo

Pelatih asal Indonesia Kurniawan Dwi Yulianto terancam tak bisa mendampingi Sabah FC ketika menghadapi klub yang diperkuat Ryuji Utomo, Penang FC, pada pekan kedelapan Malaysia Super League (MSL) 2021.

Manajemen Sabah yang merasa gerah dengan torehan tim di empat laga awal musim ini mulai mengambil sikap. Dalam empat pertandingan itu, Sabah mendapatkan satu imbang dan tiga kekalahan.

Kurniawan dituntut memberikan hasil bagus di tiga pertandingan berikutnya. Namun tidak mudah bagi Sabah dalam melakoni laga ini, mengingat klub yang akan dihadapi berada di tiga besar klasemen sementara.

Johor Darul Takzim (JDT) dan Terengganu FC menuai tiga kemenangan dan sekali imbang. Sedangkan Kuala Lumpur City FC mendapatkan dua kemenangan, serta masing-masing sekali imbang dan kalah.

Sabah terlebih dulu menjamu Terengganu di Stadion Likas, Minggu (21/3). Dua pekan kemudian pada 3 April, mereka bertandang ke markas KL City. Laga penentu terakhir nasib Kurniawan adalah JDT yang berlangsung di kandang pada 6 April. Tiga hari berselang, Sabah menghadapi Penang di Stadion Bandaraya.

Manajer tim Marzuki Nazir mengungkapkan, manajamen memaklumi ketika Sabah mendapatkan satu kemenangan dan kekalahan di dua laga awal, karena mereka belum diperkuat empat pemain asingnya, yakni Saddil Ramdani, Risto Mitrevski, Levy Madinda, dan Sam Johnson.

Namun saat skuad sudah komplet, Sabah justru menelan dua kekalahan. Menurut Marzuki, manajemen memberikan kesempatan kepada Kurniawan untuk memperbaiki performa tim di tiga pertandingan berikutnya.

“Manajemen sangat kecewa dengan hasil yang diraih di tiga pertandingan terkahir yang berupa tiga kekalahan beruntun. Sabah akan mengevaluasi hasil tim di tiga pertandingan berikutnya sekaligus memberi peluang kepada Kurniawan untuk memperbaiki catatan tim,” ujar Marzuki melalui akun Facebook resmi klub.

“Ini termasuk mengevaluuasi performa tim di bawah asuhannya, terutama dengan hadirnya seluruh lima pemain asing. Manajemen akan melakukan pertemuan dengan staf pelatih sebelum mengambil keputusan. Ini demi kebaikan Sabah.”

“Skuad Sabah yang sebagian besar berisikan talenta lokal masih bisa memberikan hasil bagus, dan mengembalikan harga diri ke tahap lebih baik untuk bersaing di Liga Super Malaysia. Kami harus menaruh kepercayaan kepada tim.”

SIMAK JUGA: BERITA SEPAKBOLA NASIONAL!

Iklan
0