2021-06-23 Silhavy CzechGetty Images

Kualitas Liga 1 Dipertanyakan, Pelatih Republik Ceko Bela Bek Persija Jakarta

Pemanggilan bek Persija Jakarta Ondrej Kudela ke skuad Republik Ceko untuk dua pertandingan level A UEFA Nations League melawan Portugal dan Swiss menghadirkan pro dan kontra.

Pelatih Jaroslav Silhavy memasukkan nama Kudela ke dalam daftar 20 pemain untuk pertandingan pada 24 dan 27 September tersebut. Republik Ceko terlebih dulu menjamu Portugal, dan selanjutnya tandang ke markas Swiss.

Saat ini, Republik Ceko menduduki peringkat tiga klasemen sementara Grup 2 dengan nilai empat, hasil masing-masing satu kemenangan dan imbang, serta dua kekalahan. Mereka berada di bawah Spanyol dan Portugal.

Pemanggilan Kudela mendapat pertanyaan dari jurnalis Republik Ceko. Mereka menilai kualitas Liga 1 di bawah standar dibandingkan kompetisi di Eropa. Kendati demikian, Silhavy mempunyai alasan tersendiri.

“Kami tidak banyak pilihan di posisi bek tengah. Situasi Tomas Holes masih sulit. Lada Krejci belum bisa bergabung, [Tomas] Petrasek masih absen. [Ondrej] Celustka dan [Tomas] Kalas sudah lama absen,” jelas Silhavy dalam keterangannya kepada wartawan dikutip laman Ceska Televize.

“Kita tahu Ondra (sapaan Kudela). Walau dia menghilang agak lama,kami selalu mengikuti perkembangannya melalui video. Dia bermain di semua pertandingan. Meski kita beragumentasi mengenai kualitas kompetisinya, dia sudah pernah memperlihatkan pengalaman dan kualitasnya.”

Selain Kudela, Silhavy juga memasukkan ujung tombak Persija Michael Krmencik ke dalam daftar pemain cadangan. Di sektor ini, Silhavy lebih memilih Adam Hlozek, Jan Kuchta, dan Patrik Schick.

Keberhasilan Krmencik mencetak lima gol untuk tim Macan Kemayoran menjadi pertimbangan Silhavy memasukkannya ke daftar cadangan bersama Stanislav Tecl, Tomas Chory, dan Vaclav Jurenka.

“Michael Krmencik mencetak beberapa gol, dan dia ada di dalam daftar pemain cadangan. Stanislav Tecl juga mencetak gol, Tomas Chory memperlihatkan performa bagus. Kami mempunyai opsi yang cukup di sektor penyerang,” ungkap Silhavy.

Silhavy menambahkan, dua pertandingan sisa melawan Portugal dan Swiss tidak akan mudah. Menurutnya, saat ini Republik Ceko berusaha agar menghindari ancaman terdegradasi ke level B. Mereka hanya unggul satu angka dari Swiss yang menduduki posisi juru kunci.

“Sangat sulit, tapi juga akan menjadi laga yang atraktif. Ini bisa dilihat dari tiket pertandingan melawan Portugal hampir habis. Tetap berada di kelompok yang terbaik akan menjadi kesuksesan kami. Semua anggota tim siap memberikan yang terbaik,” tegas Silhavy.

Iklan
0