Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, menjamin untuk mempercepat proses naturalisasi pemain keturunan. Langkah tersebut dilakukan agar mereka bisa secepatnya membela timnas Indonesia.
Saat ini ada tiga pemain keturunan yang sedang melakukan proses naturalisasi. Mereka adalah Jordi Amat, Sandy Walsh, dan Shayne Pattynama.
Hanya saja, dari ketiga nama tersebut dokumen Amat dan Walsh yang sudah dikirimkan PSSI ke Kemenpora. Sedangkan, Pattynama sedang dikumpulkan dokumennya oleh federasi sepakbola Tanah Air tersebut.
"Administrasi tinggal kami lengkapi dan kami, kan sudah rakor dengan ketum PSSI [Mochamad Iriawan], begitu selesai administrasinya langsung diproses," kata Amali.
Kendati begitu, Amali menyatakan berhati-hati dalam melakukan naturalisasi. Ia bakal mengecek detail dokumen yang diserahkan agar tidak muncul masalah di masa depan.
“Jangan sampai sudah dinaturalisasi tak bisa main. Jadi kami sudah kebut. Begitu masuk di pemerintah saya instruksikan jajaran di Kemenpora agar membantu sesegera mungkin,” ucapnya.
Selain itu, Amali menyampaikan Presiden RI Joko Widodo, mendukung naturalisasi pemain. Akan tetapi, ia berpesan agar tidak melupakan pembinaan pemain lokal.
"Terkait naturalisasi, presiden memberikan kepercayaan kepada PSSI. Untuk jangka panjang, tetap dibutuhkan pembinaan," ujarnya.
Proses naturalisasi pemain harus dipercepat karena timnas Indonesia bakal bertanding di Kualifikasi Piala Asia 2023, 8-14 Juni mendatang. Diyakini kehadiran mereka menambah kekuatan skuad Merah Putih.
Pada Kualifikasi Piala Asia, timnas Indonesia menempati Grup A. Pasukan Shin Tae-yong tersebut bakal menghadapi Yordania, Kuwait, dan Nepal.
