Suwon BluewingsGetty

Kasus Virus Corona Menurun, Korea Selatan Jalankan Liga Mulai 8 Mei

Korea Selatan mengumumkan akan menggulirkan kompetisi sepakbola mereka mulai 8 Mei mendatang.

Keputusan tersebut dibuat setelah pekan lalu pemerintah Negeri Gingseng memberikan izin untuk menggelar aktivitas olahraga di luar ruangan setelah jumlah kasus positif virus corona di sana semakin menurun, dengan hari ini, Jumat (24/4), tercatat hanya ada enam kasus baru, Goal memahami.

Korea Selatan menjadi salah satu negara yang terkena dampak para sejak awal COVID-19 mewabah dari Tiongkok, namun berkat langkah efektif yang diterapkan pemerintah, mereka mampu membatasi penyebaran secara signifikan dan hingga saat ini tercatat 'hanya' ada 240 angka kematian dari total 10.708 kasus, dengan angka kesembuhan mencapai 8501.

Akan tetapi, izin untuk melakukan kegiatan olahraga di luar ruangan hanya bisa dilakukan secara tertutup atau tanpa penonton.

Dua kompetisi kasta teratas Korea Selatan musim ini awalnya akan dibuka pada Februari lalu dengan divisi pertama atau K League 1 memiliki 38 pekan dan K League 2 dengan 36 pekan, namun setelah mengalami penundaan hingga hampir dua bulan, kedua kompetisi tersebut hanya akan dijalankan selama 27 pekan khusus untuk 2020 ini.

Sebelum melangkah ke kompetisi resmi, Kamis (23/4) kemarin, telah diadakan pertandingan 'uji coba' antara Incheon United dan Suwon FC yang hanya boleh dihadiri oleh awak media.

Yang menarik dari laga tersebut adanya ide untuk protokol baru sepakbola pasca-COVID-19, dengan para pemain dan wasit memakai masker dan sarung tangan sebelum memulai jalannya pertandingan.

Seluruh staf pelatih dan para pemain cadangan juga mengenakan masker selama pertandingan berlangsung.

Sementara itu, di pinggir lapangan tersedia banyak botol minuman, namun disiapkan khusus dengan mencantumkan nama atau nomor para pemain, karena tidak diperbolehkan untuk berbagi minuman antarpemain.

Setelah pertandingan, hanya ada sesi wawancara singkat dengan pelatih dan pemain, dengan menerapkan batas jarak minimal dua meter dan meniadakan area 'mixed-zone'.

Iklan
0