Sebuah keputusan kontroversial dikeluarkan Video Asisten Wasit (VAR) dalam kemenangan Fiorentina 4-1 atas tuan rumah SPAL dalam laga Serie A Italia si Stadio Paolo Mazza.
Andrea Petagna membuka keunggulan SPAL sebelum disamakan oleh Edmilson Fernandes pada babak pertama, namun insiden muncul menjelang 13 menit akhir paruh kedua permainan.
Serangan balik SPAL sebenarnya berbuah gol Mattia Valoti yang membawa mereka kembali unggul. Tapi wasit Luca Pairetto menganulirnya setelah melakukan tinjauan melalui VAR.
Sebaliknya, saat bersamaan, sang wasit justru memberikan penalti bagi Fiorentina. Pairetto menunggu selama satu setengah menit sebelum memutuskan Fiorentina layak mendapat penalti.
Wasit menganggap Federico Chiesa dilanggar oleh Dias Felipe beberapa saat sebelum SPAL menguasai bola dan melancarkan serangan balik yang diakhiri dengan gol tak sah Valoti.
Kejadian itu membuat pelatih SPAL, Leonardo Semplici berang dan tak habis pikir timnya menjadi yang pertama menderita karena skenario inkonsistensi wasit akibat VAR.
"Kami yang pertama untuk segalanya!" kecam Semplici. "Itu tidak pernah terjadi tapi ini adalah aturannya dan kami melanjutkan pertandingan. Kami telah memainkan laga yang bagus melawan Fiorentina."
"Tidak mudah untuk meraih keunggulan, setelah memiliki gol yang dianulir lalu kami harus kebobolan menjadi tertinggal 2-1. Saya pikir ada beberapa masalah, para petinggi harus turun tangan."



