Boaz Solossa - Ponaryo Astaman - Borneo FCBorneo FC

Kontrak Boaz Solossa Di Borneo FC Bisa Berakhir Lebih Cepat

Borneo FC telah meresmikan Boaz Solossa, sebagai rekrutan baru pada Sabtu (17/7). Eks Persipura Jayapura tersebut meneken kontrak selama dua tahun.

Namun, ada klausul khusus dalam kontrak Boaz di Borneo FC pada tahun kedua. Hal ini karena penyerang berusia 35 tahun tersebut merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kantor Otonomi Daerah Provinsi Papua.

Status PNS tersebut yang bisa menjadi penghalang Boaz, bermain di Borneo FC pada tahun kedua. Bila tidak mendapat izin dari kantornya, mantan pilar timnas Indonesia itu harus pulang ke Papua.

"Kami sepakat dengan Boaz untuk kontrak selama dua tahun. Tapi untuk tahun kedua, tergantung beberapa opsi atau kondisi terutama statusnya sebagai PNS. Itu yang menjadi pertimbangan kami dan Boaz," kata COO Borneo FC Ponaryo Astaman.

Boaz sudah bekerja sebagai PNS sejak 2013. Ia pun sempat beberapa kali membagikan kesibukannya dalam bertugas pada 2015 saat kompetisi di Indonesia sedang vakum.

Boaz Solossa (Pusamania Borneo FC)Mahaka Sports

"Kami sama-sama sepakat faktor itu menjadi pertimbangan untuk berlakunya kontrak Boaz pada tahun kedua," ujar pria kelahiran Balikpapan tersebut.

"Kami berharap mudah-mudahan semuanya bisa diselesaikan dengan baik dan titik terang pada waktunya, Boaz bisa tetap bersama dengan Borneo FC pada tahun kedua," ia menambahkan.

Berseragam Borneo FC bukan pengalaman untuk Boaz. Sebelumnya, ia sudah mengenakan jersey Pesut Etam pada turnamen Piala Presiden 2015 dan 2018.

Boaz terpaksa hengkang dari Persipura karena didepak. Manajemen Mutiara Hitam membuangnya bersama Yustinus Pae, karena alasan indisipliner.

Kedua pemain tersebut kedapatan menenggak minuman beralkohol, saat pemusatan latihan (TC) digelar. Persoalan tersebut terungkap setelah Boaz, berbicara ke publik. 

Sebelumnya, pihak Persipura tidak mau menjelaskan tindakan indisipliner yang dilakukan kedua pemain tersebut. Mereka menyatakan persoalan ini sudah berulang kali terjadi sehingga tak bisa lagi mentoleransi.

Iklan
0