Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong sudah tidak sabar ingin menyaksikan langsung penampilan pemain muda Asnawi Mangkualam Bahar bersama Ansan Greeners pada akhir pekan ini.
Tae-yong pulang ke Korea Selatan pada 27 Maret lalu setelah dinyatakan negatif dari virus COVID-19. Kepulangan Tae-yong ini disebabkan ia ingin menyembuhkan penyakit yang muncul bersamaan ketika dirinya dinyatakan terpapar virus COVID-19.
Ketika menjalani perawatan di rumah sakit di Korsel, Tae-yong sempat menyaksikan penampilan debut Asnawi bersama Ansan dalam pertandingan babak kedua Piala FA melawan klub K League 4, Yangpyeong FC.
Tae-yong mengatakan, kondisinya kini makin membaik setelah menjalani perawatan di rumah sakit selama tiga hari. Kendati sudah bisa meninggalkan rumah sakit, Tae-yong tetap harus menjalani isolasi mandiri di kediamannya.
“Saya langsung mendapatkan perawatan intensif selama tiga hari di rumah sakit setibanya di Korea. Sekarang kesehatan saya sudah membaik cukup pesat,” ujar Tae-yong diwartakan laman KBS.
Goal IndonesiaPelatih berusia 50 tahun ini mengatakan, masa karantina mandirinya akan selesai, Sabtu (10/4), atau satu hari menjelang pertandingan lanjutan K League 2 antara Ansan dan Jeonnam Dragons yang berlangsung di Stadion Ansanwa.
Tae-yong tidak ingin membuang kesempatan menyaksikan penampilan Asnawi secara langsung di stadion. Apalagi venue pertandingan tidak terlalu jauh dari tempat tinggalnya.
“Saya akan meninggalkan Korea menuju Indonesia pada tanggal 2 bulan depan (Mei). Tapi sebelumnya saya ingin datang ke stadion untuk melihat penampilan pemain timnas Indonesia di Ansan, Asnawi,” kata Tae-yong.'
Kehadiran Tae-yong di Stadion Ansanwa tentunya memberikan keuntungan tersendiri bagi sang pelatih dalam mempersiapkan tim untuk laga sisa kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia yang berlangsung Juni.
Dalam dua pertandingan bersama Ansan, Asnawi mendapat pujian dari pelatih Kim Gil-sik. Dari dua laga itu, Gil-sik menempatkan Asnawi di posisi berbeda. Saat menghadapi Yangpyeong, Asnawi menjalankan peran spesialisasinya sebagai bek sayap kanan.
Namun saat menghadapi Busan Ipark pada lanjutan K League 2 akhir pekan kemarin, Gil-sik menjadikan Asnawi sebagai penyerang sayap. Posisi itu menjadi pengalaman baru bagi Asnawi dalam karirnya.
SIMAK JUGA: BERITA SEPAKBOLA NASIONAL!
