Shahar Ginanjar - PersijaAbi Yazid / Goal

Kondisi Kiper Persija Jakarta Shahar Ginanjar Berada Di Level 75 Persen

Penjaga gawang Persija Jakarta Shahar Ginanjar, memastikan dalam kondisi baik jelang timnya melakukan persiapan untuk menatap lanjutan Liga 1 musim ini. Akan tetapi, ia menyebut keadaannya belum 100 persen.

Semenjak kompetisi dihentikan pada pertengahan Maret lalu, seluruh klub termasuk Persija menginstruksikan para pemainnya berlatih mandiri. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kondisi mereka agar tidak menurun drastis.

Setiap pekannya skuad Persija diberikan materi latihan yang berbeda. Ismed Sofyan dan kawan-kawan juga diperbolehkan melakukan olahraga lain sesuai dengan seleranya untuk menjaga kondisinya.

"Bagi saya pribadi, kondisi fisik atau body fitness saya mungkin ada di level 70-75, sisanya tingkat meningkatkan daya endurance cardio-nya aja," kata Shahar dikutip laman resmi klub.

Protokol kesehatan ketat dilakukan Persija saat latihan digelar. Para pemain Macan Kemayoran wajib menjalani swab test untuk memastikan tidak ada yang terinfeksi virus corona.

Shahar pun menyambut positif dengan adanya tes tersebut. Sejumlah pemain Persija sudah berkumpul dan langsung mengikuti swab test yang dilangsungkan di mes kawasan Halim Perdanakusuma, hari ini (18/8).

Shahar Ginanjar - PersijaPersija

"Saya pikir tes ini penting mengingat itu sebagai salah satu hal penting jelang bergulirnya kompetisi. Jangan sampai kita enggak tahu semua pemain ada yang kena virus corona," ucapnya.

"Kita lebih baik dites dulu sampai hasilnya keluar baru melakukan latihan. Mudah-mudahan setelah hasil swab keluar, tidak ada kendala buat pemain," pesepakbola berusia 29 tahun tersebut.

Liga 1 dijadwalkan mulai berlangsung pada 1 Oktober mendatang. Kepastian ini didapatkan usai PT Liga Indonesia Baru (LIB), menerbitkan surat bernomor 244/LIB-COR/VII/2020, yang dikirimkan ke seluruh klub beberapa waktu lalu.

Dalam lanjutan Liga 1 musim ini Persija memutuskan tidak berkandang di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Pasukan Sergio Farias, memilih bermain di Stadion Sultan Agung, Bantul, untuk menjamu lawan-lawannya.

Berbagai pertimbangan jadi alasan Persija, memilih tidak bermain di ibu kota. Efisiensi bujet jadi satu di antaranya karena harga sewa Stadion Sultan Agung, lebih murah dibanding SUGBK.

Sebelum kompetisi dihentikan Persija sudah tampil sebanyak dua pertandingan. Juara Piala Presiden 2018 tersebut meraih satu kemenangan, dan satu imbang sehingga menduduki peringkat sembilan dengan raihan empat poin.

Iklan
0