Indonesia mendapat kehormatan untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 pada tahun depan. Tentunya kesempatan ini menjadi momentum untuk Indonesia untuk unjuk gigi di ajang dunia.
PSSI selaku federasi sepakbola Indonesia pun tidak mau menyia-nyiakan peluang sebagai tuan rumah. Selain mempersiapkan diri sebagai tuan rumah, tentu mereka ingin timnas Indonesia U-20 tampil perkasa.
Selain mempersiapkan timnas Indonesia mulai dari kelompok U-19 yang pada tahun ini akan tampil di Piala Asia U-19, PSSI juga punya rencana instan dengan mencari kekuatan dari pemain naturalisasi.
Beberapa nama keturunan Indonesia sudah dalam pantauan dan bahkan mengikuti pemusatan latihan bersama timnas Indonesia U-19. Mereka di antaranya adalah Jack Brown, dan stoper jangkung, Elkan Baggott.
Namun belakangan, rencana naturalisasi secara ekstrem mulai tercium. Hal ini dilihat dari tren klub-klub Liga 1 2020 yang tiba-tiba kedatangan pemain asing U-20 untuk mengikuti seleksi, umumnya mereka dari Brasil.
Persija Jakarta mengumumkan mereka mereka kehadiran duo asing Brasil untuk ikut latihan, pun sebelumnya Arema FC yang menyeleksi dua pemain asing U-20. Lalu, Madura United pun demikian.
Goal IndonesiaHal tersebut menjadi pembicaraan, dan mendapat sorotan. Fakhri Husaini, eks pelatih timnas Indonesia U-19, memberikan komentar menohok terkait invasi pemain U-20 yang berpotensi dinaturalisasi oleh PSSI demi kebutuhan timnas Indonesia.
"Jika memang PSSI sudah kehilangan rasa percaya dirinya terhadap para pemain lokal, serahkan saja status tuan rumah Piala Dunia U-20 kepada negara lain," tulis Fakhri melalui akun Instagram pribadi miliknya, merespons pertanyaan awak media.
Alvino HanafiBelum ada pernyataan resmi dari PSSI soal dugaan pemain naturalisasi untuk timnas Indonesia asal Brasil. Namun, pihak klub sudah mengakui hal tersebut, bahwa naturalisasi pemain muda asal Brasil merupakan investasi jangka panjang.
Timnas U-19 saat ini sedang menjalani pemusatan latihan di Jakarta. Mereka juga direncanakan bakal terbang ke luar negeri untuk menjalankan TC jangka panjang yang belum jelas di mana dan kapan dimulai.
