Ronald Koeman junior melontarkan kritik terhadap perlakuan yang ia terima dari wasit Martijn Vos selama pertandingan, setelah kemenangan mengejutkan Telstar 2-1 atas NEC. Koeman mendapat siulan dari publik Nijmegen karena diduga mengulur waktu dan juga menerima kartu kuning pada fase akhir laga.
Koeman diganjar kartu dua belas menit menjelang waktu normal berakhir karena menurut Vos ia membutuhkan terlalu banyak waktu saat mengambil tendangan bebas. Namun, kiper Telstar itu merasa dirinya memang diawasi secara khusus sepanjang pertandingan.
Reporter Milan van Dongen mengatakan dalam percakapannya dengan Koeman bahwa saat tendangan gawang, ia terkadang sengaja memilih bola yang letaknya agak lebih jauh. “Kalau Anda mau menyebutnya begitu...,” respons Koeman di depan kamera ESPN. “Saya merasa memang dicari-cari. Oleh penonton, wasit... Saya harus mengambil bola itu dan dia sudah mulai menghitung.”
Di masa injury time, Koeman berhadapan dengan aturan yang relatif baru. NEC mendapat sepak pojok karena menurut perangkat pertandingan sang penjaga gawang terlalu lama menunggu untuk mengambil tendangan gawang.
“Anda juga paham saya tidak akan berlari sprint,” ujar Koeman. “Anda harus menjaga tempo permainan dan saya rasa itu aturan yang bagus, tetapi kita tidak perlu berlebihan. Dan kartu kuning itu...”




Pada momen saat ia mendapat kartu kuning, menurut Koeman, Bryan Linssen masih berdiri terlalu dekat dengan bola. Karena itu, sang kiper menilai Vos seharusnya belum boleh mulai menghitung mundur waktu yang tersedia pada saat itu.
Koeman kemudian mendapat pesan yang mencolok dari sang wasit. “Lalu dia berkata kepada saya: ‘Saya rasa sebaiknya kamu mulai memikirkan bagaimana kamu ingin melakukan itu musim ini.’ Menurut saya itu respons yang sangat aneh.”
Meski melontarkan kritik, Koeman tidak ingin terlalu lama terpaku pada penampilan Vos. “Selain itu dia memimpin dengan baik, biar saya katakan begitu,” ujar sang penjaga gawang sambil tertawa, setelah membawa Telstar pulang dengan tiga poin dari Nijmegen. “Pada akhirnya kami punya tiga poin, jadi saya juga tidak terlalu peduli lagi.”
