Ronald Koeman mengatakan Barcelona lemah dalam urusan penyelesaian akhir karena hanya mencetak satu gol dari 20 tembakan ke gawang saat menang 1-0 atas Huesca, dan meminta klub untuk membeli striker baru.
Lionel Messi kembali ke skuad Barca setelah pulih dari cedera pergelangan kaki dan Koeman memilih untuk memainkannya dalam formasi tiga penyerang bersama Martin Braithwaite dan Ousmane Dembele.
Ketiganya melepaskan percobaan 15 tembakan secara gabungan, namun justru Frenkie de Jong yang mencetak gol penentu, melalui tendangan voli yang meneruskan umpan Messi pada menit ke-27.
Koeman, yang mengganti Braithwaite dengan Antoine Griezmann sembilan menit jelang laga berakhir, mengakui bahwa timnya kekurangan striker murni untuk memimpin lini depan yang dihuni oleh sederet pemain bertalenta kreatif seperti Messi dan Dembele.
"Saya mempercayai setiap pemain di skuad kami," kata Koeman kepada awak media. "Namun jika kami memilih untuk memainkan tiga gelandang maka ada ruang bagi tiga penyerang."
"Dengan Leo kami bertaruh pada seseorang dengan kedalaman yang luar biasa seperti Dembele, dan kami harus memilih antara Martin atau Antoine yang berada di paling depan dan Martin telah melakuannya."
"Nomor sembilan yang kami lewatkan dalam pertandingan ini tapi itu tidak berarti apa-apa sehubungan dengan pergantian Antoine. Kami memiliki banyak pertandingan dan kami membutuhkan semua pemain."
"Kami telah beberapa kali mengatakan, pada awal musim, bahwa kami membutuhkan seorang yang berada di paling depan [striker] untuk menjalani lebih banyak kompetisi dan mencetak lebih banyak gol, lebih efektif, namun ini tergantung pada banyak hal."
Barcelona selanjutnya akan menghadapi Athtletic Bilbao dan Granada dalam pertandingan La Liga, serta duel semi-final Supercopa de Espana melawan Real Sociedad.


