Ronald Koeman, BarcelonaGetty

Barcelona Keteteran Lawan Granada, Ronald Koeman Malas Bahas Rumor Pemecatan

Bos Barcelona Ronald Koeman mengatakan dirinya tidak mau membahas rumor mengenai masa depannya lagi setelah bermain imbang 1-1 dengan Granada, Selasa (21/9) dini hari WIB.

Manajer asal Belanda tersebut mengakui bahwa Barcelona hari ini bukanlah Barcelona delapan tahun yang lalu, setelah klubnya harus susah payah membutuhkan gol penyeimbang pada menit akhir dari Ronald Araujo usai tertinggal sepanjang laga.

Dan, terlepas dari rumor bahwa Koeman bisa dipecat jika Barca gagal menemukan performa terbaik mereka dalam beberapa pekan ke depan, ia sendiri justru malas menanggapi hal tersebut.

Ketika ditanya tentang situasinya di klub sebagai pelatih, Koeman cuma menjawab: "Saya tidak akan berbicara tentang masa depan saya lagi."

Berkaca pada pertandingan, Koeman mengatakan bahwa ia tidak percaya bahwa Barca punya komposisi pemain yang mereka butuhkan untuk bermain seperti yang diinginkannya saat lawan Granada.

Tanpa kehadiran beberapa pemain penting yang absen, sang juru taktik asal Belanda mengatakan bahwa duel lawna Granada memerlukan gaya yang berbeda, terutama setelah kebobolan hanya dua menit selepas laga dimulai hingga memungkinkan tim tamu bertahan rapat demi menjaga keunggulan.

"Barca hari ini bukan Barca delapan tahun lalu," katanya. "Kami bermain dengan cara Barca, tetapi kami tidak memiliki kecepatan saat melakukan serangan cepat karena [Philippe] Coutinho masuk ke dalam, [Yusuf] Demir tidak masuk terlalu dalam dan begitulah adanya. Dengan Ansu [Fati] atau [Ousmane] itu berbeda, Anda memiliki kecepatan lebih, namun Anda memang harus mencari alternatif."

Koeman melanjutkan: "Sebelum pertandingan Anda berpikir untuk menang, terutama di kandang, tetapi awal yang buruk membuat pertandingan menjadi sulit bagi kami. Kami tidak tampil kuat, itu adalah kesalahan kami."

"Lawan, setelah mencetak gol, membuang waktu sejak menit kedua, lebih banyak bertahan, tidak meninggalkan ruang dan ini sulit."

"Kami berkembang selama pertandingan. Kami berubah dan kami bermain dengan umpan-umpan silang dari sayap. Kami memberikan energi lebih untuk mencetak gol. Kami menginginkan lebih, tapi satu poin lebih baik daripada tidak sama sekali. Kami pantas mendapatkan hasil imbang."

Iklan

ENJOYED THIS STORY?

Add GOAL.com as a preferred source on Google to see more of our reporting

0