Dibutuhkan komitmen tinggi untuk melakukan sebuah pekerjaan, termasuk halnya jika Anda adalah seorang penyusup pertandingan sepakbola.
Itulah yang dilakukan Olmo Garcia ketika sukses berlari-lari sambil bertelanjang bulat di tengah pertandingan perempat-final Liga Europa antara Granada dan Manchester United, Jumat (9/4) dini hari.
Betapa tidak, pria 37 tahun itu mengaku bersembunyi selama 14 jam di stadion dalam sebuah kanvas besar sebelum melancarkan aksinya.
Sebelumnya, Garcia bisa masuk ke stadion Los Carmenes setelah sukses melewati penjagaan petugas keamanan pada pagi harinya.
"Dia masuk ke lapangan dari sebuah kanvas besar, tempat dia bersembunyi," kata petugas kepolisian seperti dikutip dari ESPN.




"Pria itu berhasil masuk ke stadion pada pukul 7 pagi setelah melewati perimeter keamanan yang terletak di antara stadion dan gedung Palacio de Deportes. Jelas dia menghabiskan 14 jam berikutnya dengan bersembunyi di bawah kanvas agar tidak terlihat sampai dia memutuskan untuk bergerak memasuki lapangan."
Garcia menginvasi lapangan permainan tanpa busana di menit ke-10 ketika Granada dan United masih bermain imbang 0-0. Ia kemudian langsung diamankan oleh petugas kepolisian.
Oleh media lokal, Garcia dipanggil "Pria Bugil dari Granada" dan memang sudah beberapa kali kerap berkeliaran di tempat publik tanpa mengenaikan sehelai benang pun.
Sebelum terkenal karena aksi nudisnya, Garcia diketahui merupakan mantan karyawan sebuah perusahaan suplemen olahraga. Ia memulai perjalanan bugilnya ini lima tahun lalu dan meyakini bahwa telanjang bisa bermanfaat untuk psikologis dan kulit.
Di laga tersebut, United mampu menang 2-0 atas tuan rumah Granada berkat gol-gol dari Marcus Rashford dan Bruno Fernandes. Kedua tim akan kembali berlaga dalam leg kedua di Old Trafford pada pekan depan.
