OLEH ERIC NOVEANTO Ikuti di twitter
Stadion tertinggi di dunia bakal segera digunakan untuk kompetisi resmi dengan adanya persetujuan dari Federasi Sepakbola Tiongkok (CFA) bagi Lhasa Chengtou untuk menggelar laga kandang mereka.
Lhasa Chengtou merupakan klub yang bermukim di ibukota wilayah otonomi khusus Tibet di Tiongkok yang berada di dekat pegunungan Himalaya. Stadion Lhasa Recreational and Sports Center sendiri terletak di ketinggian 3,700 meter di atas permukaan laut.
Dengan demikian, maka stadion milik Lhasa tersebut akan mengalahkan status Estadio Hernando Siles sebagai stadion tertinggi di dunia yang pernah menggelar laga resmi, dengan stadion markas timnas Bolivia yang berada di La Paz tersebut memiliki ketinggian 3,637 meter.
Lionel Messi Akui Bolivia Sulit Dikalahkan
Stadion dengan ketinggian ekstrim di atas permukaan laut memang menjadi masalah serius bagi para pesepakbola untuk bisa beraksi. Bahkan Lionel Messi pun dibuat tak berdaya ketika Argentina harus menelan kekalahan 6-1, terburuk dalam sejarah mereka selama 60 tahun terakhir ketika dihajar Bolivia di La Paz pada April 2009 lalu.
Untuk memastikan setiap tim tamu bermain dalam keadaan aman, CFA menginstruksikan agar Lhasa Chengtou bisa menjamin bahwa para pemain lawan dan staf yang berjunjung ke kandang mereka bisa mendapat pasokan oksigen yang memadai.
Selain itu, CFA secara khusus akan menerapkan 'jeda waktu oksigen' secara khusus dalam setiap pertandingan yang digelar di Lhasa bagi para pemain, sama seperti 'jeda waktu minum' yang diterapkan di wilayah tropis guna mengurangi potensi dehidrasi.
Lhasa Chengtou saat ini berkompetisi di kasta keempat Tiongkok, namun memiliki peluang besar untuk bisa promosi ke kasta ketiga atau League Two Tiongkok tahun depan.
