Rahmad Darmawan - Madura UnitedAditya Wahyu Pratama

Klub Terdampak PPKM Level 4 Minta Pengunduran Laga Perdana

Pelatih Madura United Rahmad Darmawan meminta operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) mengundurkan pertandingan klub yang terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Pulau Jawa dan Bali.

Penerapan PPKM Level 4 ini membuat kegiatan olahraga untuk sementara ditiadakan. Hal itu membuat Madura United hingga saat ini belum bisa menggelar latihan bersama, karena tidak mendapatkan izin dari pemerintah daerah setempat untuk berkumpul.

Skuad Madura United kemungkinan baru menggelar latihan selepas 9 Agustus bila PPKM Level 4 dicabut pemerintah. Tentunya waktu yang tersisa dengan kick-off Liga 1 2021/22 tidak memungkinkan untuk melakukan persiapan.

Menurut Rahmad, jika berakhirnya PPKM Level 4 di Jawa dan Bali pada 9 Agustus tidak diperpanjang lagi, Madura United hanya memiliki waktu tujuh hari untuk menyiapkan tim, termasuk latihan para pemainnya.

Rahmad mengusulkan agar pertandingan pekan pertama dan kedua sejumlah klub yang terdampak PPKM tidak digelar pada 20 Agustus. Sebab, mereka membutuhkan waktu untuk mematangkan tim setelah selama lebih dari bulan tidak bisa menggelar latihan.

“Contohnya klub yang tidak mendapatkan izin latihan seperti kami. Saya yakin akan ada kebijakan yang sangat adil dalam kondisi seperti ini. PT LIB harus melihat ini untuk membuat kebijakan,” ujar pelatih yang akrab disapa RD ini dilansir laman resmi klub.

Sementara presiden klub Achsanul Qosasi merasa senang dengan adanya kepastian kompetisi dari PSSI. Kendati demikian, Achsanul menegaskan pihaknya bersiap menghadapi segala risiko, mengingat Liga 1 akan dimulai di tengah angka kasus pandemi COVID-19 yang masih tinggi.

Selain masalah persiapan, salah satu risiko yang kemungkinan terjadi adalah kembali adanya penundaan. Sebab, angka kasus COVID-19 masih fluktuatif di sejumlah daerah.

“Upaya menggulirkan kompetisi sudah dilakukan maksimal. Walaupun demikian, kami harus siap dengan kondisi terburuk sekalipun, yaitu ditunda lagi,” kata ujar pria yang akrab disapa AQ ini.

“Sekarang kami menunggu kepastian jadwal, dan terakhir menunggu kepastian kick-off. Jadi walaupun ada yang masih belum jelas, kami wajib memaklumi. Kompetisi harus tetap bergulir, mari bersiap. Madura siap.”

Iklan