Perhelatan Liga 1 musim ini dipastikan tidak ada klub bermain di kandangnya sendiri. Setiap pertandingan yang dilangsungkan di tempat netral.
Keputusan tersebut diambil untuk mencegah kecemburuan antarklub. Dijadwalkan, Liga 1 bergulir pada 10 Juli mendatang, dan seluruh pertandingan dilaksanakan di Pulau Jawa, dengan sistem bumble to bumble.
Meski menggunakan sistem bumble to bumble, Liga 1 tetap digelar secara penuh. Seperti musim-musim sebelumnya, ada 306 pertandingan yang dilaksanakan di musim ini.
Pertandingan tersebut bakal dilaksanakan dalam enam seri yang diputar di tiga klaster. Wilayahnya, meliputi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur.
Adapun seri pertama akan digelar di klaster Banten, Jakarta dan Jawa Barat, lalu seri kedua Jawa Tengah dan Yogyakarta, kemudian seri ketiga serta seri keempat digelar di Jawa Timur. Sementara seri kelima di Jawa Tengah dan Yogyakarta, serta terakhir kembali ke Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat.
Persija Jakarta"Liga 1 musim terbaru tidak menerapkan skema home dan away [kandang dan tandang]. Jadi, tidak ada tim yang bermain di markasnya,” kata direktur operasional PT Liga Indonesia Baru (LIB) Sudjarno.
"Pada Liga 1, setiap tim tetap akan bertemu dua kali, tetapi tidak ada yang berlangsung di markas tim yang bertanding," Sudjarno menambahkan.
Selain itu, Sudjarno mengungkap catatan yang diberikan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, untuk Liga 1 dan Liga 2 musim ini. Mulai dari tidak boleh penonton hadir ke stadion, jumlah orang yang masuk stadion dibatasi, hingga penerapan protokol kesehatan.
"Selanjutnya PT LIB akan berkoordinasi lagi dengan Baintelkam [Badan Intelijen Keamanan] Polri, melengkapi semua jadwalnya secara lengkap, kami juga akan menggelar rapat koordinasi," ujarnya.
