Pelatih Persija Jakarta Thomas Doll menjelaskan penyebab gagalnya uji coba kontra Borussia Dortmund. Menurutnya, manajemen Macan Kemayoran telah terlebih dahulu menjalin kesepakatan dengan klub Korea Selatan.
Dortmund berencana datang ke Indonesia ketika jeda Piala Dunia 2022. Persija menjadi satu di antara klub yang ditawarkan sebagai lawan uji coba klub asal Jerman tersebut.
Akan tetapi, Persija tidak bisa menerima tawaran tersebut. Dortmund akhirnya melangsungkan pertandingan trofeo melawan Persib Bandung dan Persebaya Surabaya.
"Saya memang menjalin kontak dengan Dortmund, tapi saya menyerahkan semuanya kepada klub. Bulan yang lalu [sudah diputuskan] kami bermain melawan tim Korea Selatan," kata Doll.
"Maka tidak mudah kami mencoba untuk membuat turnamen 45 menit melawan Dortmund 45 menit vs tim Korea," sosok berpaspor Jerman tersebut menambahkan.
Doll tidak ambil pusing Persija gagal melawan Dortmund. Ia menyatakan keputusan menghadapi klub Korea Selatan datang jauh sebelum adanya tawaran dari pasukan Edin Terzic tersebut.
Kendati demikian, Doll tidak mengungkap klub Korea Selatan yang akan dihadapi Persija. Kemungkinan besar kesebelasan yang dimaksud adalah Jeonbuk Hyundai Motor, karena kedua belah pihak pernah bekerja sama pada 2017.
"Ini bukan keputusan saya. Saya pikir sebelum pandemi [Covid-19], kami sudah terlanjur bersepakat dengan klub Korea dan mereka juga tim bagus," ucapnya.
"Ya tentu saja semua orang senang Dortmund datang, saya ingat 2008 atau 2007 saya ke sini [sebagai pelatih Dortmund], ya mungkin lain waktu," ia melanjutkan.




