Melvin Platje - Bali UnitedBali United

Klub Belanda Berniat Pinjam Melvin Platje Dari Bali United

Pemain asing Bali United Melvin Platje, menjadi incaran De Graafschap. Kesebelasan Belanda tersebut ingin mendaratkan pesepakbola berusia 32 tahun tersebut dengan status pinjaman hingga akhir musim.

Berdasarkan laporan dari media Belanda de Gelderlander, De Graafschap, sudah mengincar Platje sejak musim lalu. Ia dirasa menjadi sosok yang tepat untuk menambah daya gedor klub tersebut.

Namun, sampai sekarang Bali United tak kunjung melepasnya. Kontrak Platje, bersama Serdau Tridatu baru selesai akhir tahun 2021, setelah memperpanjangnya pada Desember tahun lalu.

Diperkirakan kehadiran Mike Snoei, yang membuat De Graafschap ingin mendaratkan Platje. Shoei, sempat bekerja sama dengan Platje ketika menukangi Telstar pada musim 2017-2018.

Selepas memperkuat Telstar, Platje memutuskan berlabuh ke Bali United. Kedatangannya langsung menjadi idola baru dan akhirnya membantu klub asal Pulau Dewata tersebut merengkuh gelar Liga 1 2019.

Sebelumnya, Platje sempat menyebut ada dua klub Belanda yang mendekatinya. Hanya saja, ia tak mau menyebutkan nama kesebelasan tersebut.

Bali United ogah melepas Platje, karena masih membutuhkan jasanya. Selain untuk bermain di Liga 1, pasukan Stefano Cugurra tersebut ambil bagian pada Piala AFC.

Pada Piala AFC, Bali United tergabung di Grup G. Stefano Lilipaly dan kolega bakal menghadapi Hanoi FC, Boeung Ket FC, serta satu tim lagi masih menunggu hasil play-off, yang diperebutkan wakil Brunei Darussalam, Laos, dan Myanmar. 

Melvin Platje - Bali UnitedBali United

Saat ini skuad Bali United masih melaksanakan latihan dari kediaman masing-masing. Pasukan Serdadu Tridatu telah menghentikan aktivitas latihan bersama sejak beberapa bulan lalu.

Kondisi tersebut karena Liga 1 2020, tidak ada kepastian bergulirnya. Hingga akhirnya PSSI memutuskan kompetisi tersebut dibatalkan setelah menggelar rapat komite eksekutif (Exco), pada pekan lalu.

Selain membatalkan kompetisi 2020, ada beberapa ketetapan lainnya yang dikeluarkan dari rapat Exco PSSI tersebut. Mulai dari tidak ada klub yang menjadi juara dan terdegradasi. 

Kemudian, peserta kompetisi Liga 1 dan Liga  2 musim 2021 adalah peserta kompetisi musim 2020. Lalu terakhir kontrak pemain diatur oleh klub mengacu kepada aturan keadaan kahar di dalam kontrak masing-masing kesebelasan.

Kendati sudah memutuskan kedua kompetisi tersebut dibatalkan, PSSI belum menentukan bergulirnya musim 2021. Persoalan tersebut bakal dibahas ketika kongres tahunan dilaksanakan pada 29 Mei 2021.

Iklan
0