Jurgen Klopp terdengar marah ketika mengetahui perilaku tidak sportif beberapa pemain dan staf di bangku cadangan Liverpool yang memberikan tepuk tangan terhadap kartu merah Chelsea.
Setelah intervensi VAR, Andreas Christensen yang awalnya menerima kartu kuning atas pelanggaran yang dilakukannya terhadap Sadio Mane diubah menjadi kartu merah dan Klopp dibuat berang saat dengar tepuk tangan dari kubunya atas momen tersebut.
"Kalian gila? Kita tidak pernah melakukan itu, oke?" teriak Klopp dari pinggir lapangan.
Kartu merah itu terbukti menjadi momen krusial karena kemudian Liverpool mampu mengklaim kemenangan 2-0 berkat sepasang gol Mane.
Klopp mengklarifikasi pendiriannya tentang amarahnya mendengar tepuk tangan dan mengakui bahwa kartu merah yang diterima Christensen mengubah jalannya permainan.
"Itu [tepuk tangan] bukan dari salah satu pemain cadangan saya tapi anggota staf yang lain dan saya sudah mengatakan kepadanya apa yang saya pikirkan dan ia menerimanya," kata Klopp. "Saya tidak masalah, tapi itu bukan sesuatu yang ingin saya lihat."
"Saya melihat kartu merah hanya dalam situasi itu. Saya melihat tangan Christensen mengenai Sadio, jadi saya pikir saat itu memang adalah kartu merah namun saya tidak bisa melihat kembali kejadiannya jadi jika Anda melihatnya secara berbeda maka saya akan menghormatinya."
"Apakah kami akan memenangkan pertandingan [jika Chelsea dengan 11 pemain]? Siapa yang tahu itu! Saya pikir kami bermain bagus di babak pertama jadi saya pikir kami bisa memenangkannya tapi apakah pasti bisa, saya tidak tahu."
"Kami tahu bahwa pertandingan jadi berbeda di babak kedua, namun saya sudah menyukai permainan kami di babak pertama. Saya menyukai cara kami mencoba untuk mencari solusi dengan cara kami bermain. Saya menyukai kami menghadapi pertandingan yang sulit."
"Performa tim sudah sangat bagus dan saya siap memberikan wejangan positif saat jeda dengan beberapa pandangan apa yang bisa kami lakukan secara berbeda, di mana kami harus bergerak lebih cepat, mengoper lebih cepat, lebih mudah dan hal-hal semacamnya. Kemudian, kartu merah, ya itu mengubah permainan."
Tantangan berikutnya bagi Liverpool dalam awal Liga Primer Inggris musim 2020/21 ini adalah menghadapi Arsenal di Anfield pada Selasa (29/9) mendatang.




