FBL-WC-2026-MATCH58-TUN-NEDAFP

Diterjemahkan oleh

Klakson ketiga kali: Renard resmi menentukan tujuan berikutnya

Pelatih asal Prancis, Herve Renard, mengulang skenario lama dengan mengumumkan kepulangannya untuk menangani timnas Pantai Gading, lebih dari satu dekade setelah membawa tim tersebut menjuarai Piala Afrika.

Sebelumnya, pelatih Prancis itu pernah melatih tim Gajah pada periode Juni 2014 hingga Mei 2015.

Ini merupakan kali ketiga dalam perjalanan karier Renard yang menyaksikan kepulangannya ke timnas yang sama, setelah sebelumnya menangani Zambia dua kali (2008 hingga 2010, dan 2011 hingga 2013), serta Arab Saudi dua kali (2019 hingga 2023, dan 2024 hingga 2026).

Federasi Sepak Bola Pantai Gading, pada hari Selasa ini, mengumumkan penunjukan Renard sebagai pelatih baru. Dalam pernyataan resmi, federasi menjelaskan bahwa pelatih Prancis itu akan menangani timnas pada periode mendatang, sebagai persiapan menghadapi agenda kontinental dan internasional, dalam kerangka upayanya untuk terus bersaing memperebutkan gelar.

Dalam pernyataan tersebut disebutkan: "Juara Afrika bersama Pantai Gading pada tahun 2015, Herve Renard, kembali menangani timnas Gajah, dan tugasnya adalah mengawasi persiapan timnas serta berpartisipasi dalam kompetisi-kompetisi internasional mendatang."

Federasi menambahkan bahwa pelatih Prancis itu akan tiba di ibu kota Abidjan dalam beberapa hari mendatang untuk secara resmi menjalankan tugasnya, dan ia akan diperkenalkan kepada media serta publik dalam sebuah konferensi pers yang jadwalnya akan diumumkan kemudian.

Renard menggantikan pelatih asal Pantai Gading, Emerse Fae, yang kontraknya berakhir pada 31 Juli 2026, setelah kedua pihak memutuskan untuk tidak memperpanjang kerja sama di antara mereka.

Fae menangani timnas selama gelaran Piala Afrika 2023 setelah kepergian pelatih sebelumnya, dan berhasil membawa Pantai Gading meraih gelar juara di kandang sendiri, sebelum membawa timnas mencapai babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Di sisi lain, Renard kembali ke timnas yang ia kenal dengan baik, setelah membawanya meraih gelar Piala Afrika pada tahun 2015, dalam salah satu momen paling menonjol dalam perjalanan kariernya sebagai pelatih di level timnas.

Pelatih Prancis itu juga tampil di putaran final Piala Dunia 2026, di mana ia menangani timnas Tunisia dalam dua pertandingan selama turnamen, setelah ditugaskan menjalankan peran tersebut secara sementara menyusul kepergian Sabri Lamouchi.

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google