Tampaknya kisah kepergian yang nyaris berakhir lebih dari sekali ini akan mendapatkan babak baru di dalam Al Nassr, setelah perkembangan terkini memaksa manajemen klub untuk menghitung ulang keputusannya terkait salah satu pemain asingnya, sehingga sang pemain menemukan dirinya berada di depan peluang baru untuk bertahan bersama "Al Alami".
Menurut surat kabar Al Yaum Saudi, klub Al Nassr mengurungkan niat untuk menjual kiper asal Brasilnya, Bento Matheus, penjaga gawang tim, selama periode transfer musim panas ini, akibat krisis Nawaf Al Aqidi, di samping tidak adanya opsi lokal yang baik yang mampu menggantikan sang kiper pada musim mendatang.
Baca juga: Ronaldo dan tarian terakhir: Akankah ia meninggalkan Al Nassr lewat pintu besar?
Manajemen Al Nassr saat ini berupaya mempertahankan kerangka utama tim, terutama karena "Al Alami" terikat dengan sejumlah besar agenda kompetisi lokal dan benua pada musim baru, sehingga melepas salah satu elemen skuad tanpa menyediakan pengganti yang sesuai menjadi hal yang sulit.
Bento Matheus sempat nyaris meninggalkan Al Nassr selama periode transfer musim dingin lalu, setelah mendapat ketertarikan dari klub Italia, Genoa, namun kesepakatan itu akhirnya tidak terlaksana, sehingga sang kiper asal Brasil tetap bertahan bersama tim.
Bertahannya Bento pada waktu itu bertepatan dengan menurunnya penampilan Nawaf Al Aqidi, yang membuat Al Nassr membutuhkan kipernya yang berasal dari Brasil itu dan tidak mau mengambil risiko kehilangan salah satu opsi utamanya di posisi penjaga gawang.
Skenario itu kembali terulang pada musim panas ini, di mana Bento termasuk salah satu nama yang mungkin akan pergi, sebelum krisis Al Aqidi kembali memengaruhi perhitungan manajemen, di samping sulitnya menemukan kiper lokal dengan level yang dibutuhkan.
Dengan demikian, tampaknya Bento Matheus lolos dari kepergian untuk kedua kalinya, setelah situasi di dalam Al Nassr berperan dalam keputusannya untuk bertahan, sehingga sang kiper asal Brasil melanjutkan perjalanannya bersama "Al Alami" pada musim baru di tengah tantangan besar yang menanti tim.


