Kiper Timnas Indonesia U-22 Harus Ikut Bangun Serangan

Komentar()
Goal / Abi Yazid
Satria menyebut memetik banyak pelajaran dari pemusatan latihan timnas Indonesia U-22.

Satria Tama jadi satu di antara kiper yang menjalani pemusatan latihan dengan timnas Indonesia U-22. Ia menyebut memetik banyak pelajaran selama berlatih di bawah komando Indra Sjafri.

Menurut pilar Madura United tersebut Indra, menginginkan kiper yang tak hanya bagus mengamankan gawangnya dari kebobolan. Melainkan, penjaga gawang juga diminta membangun serangan.

Tugas tersebut bukan sesuatu yang baru di dunia sepakbola modern. Sejumlah klub Eropa sudah menginstruksikan kipernya seperti itu yang diberi nama sweeper goalkeeper.

"Saya belajar mulai filosofi dari coach Indra yaitu sepakbola modern, kiper dituntut juga menjadi defender yang harus bisa membagi bola dari bawah. Intinya kita harus belajar dari dini tentang sepakbola modern," kata Satria.

Di sisi lain Satria mengaku tidak masalah absennya Indra dalam latihan timnas Indonesia U-22. Eks juru racik formasi Bali United tersebut absen karena sedang berada di Spanyol, mengikuti kursus kepelatihan AFC Pro.

"Saya rasa tidak ada, karena kita harus dituntut profesional. Meskipun coach Indra tidak ada kita harus menunjukkan kemampuan yang terbaik, dan harus terus berjuang," ujarnya.

 

 

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. RESMI: Barcelona Boyong Kevin-Prince Boateng
2. Paulo Dybala Seret Gol Gara-Gara Cristiano Ronaldo
3. Roma & Inter Rebutan Striker Atalanta
4. PSSI Restrukturisasi Komdis, Sanksi Persib Bakal Ditinjau Ulang
5. Ronaldo Pergi, Madrid Seharusnya Boyong Mbappe & Hazard
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

Footer - Liga 1

Tutup