Penjaga gawang Arema FC Julian Schwarzer menilai dominasi Johor Darul Takzim membuat persaingan Malaysia Super League (MSL) tidak seketat dan semenarik di Liga 1.
Schwarzer didatangkan ke Arema setelah tidak mendapatkan banyak menit bermain di klub promosi MSL, Kuching City. Schwarzer hanya dimainkan lima kali pada putaran pertama lalu di kompetisi Negeri Jiran tersebut.
Putra legendaris Australia Mark Schwarzer ini sekarang menjadi andalan di Arema. Menurut Schwarzer, persaingan di Liga 1 lebih menarik dibandingkan di Malaysia. Kiper berusia 23 tahun ini juga terkesan dengan atmosfer sepakbola di Indonesia.
“Suproternya luar biasa. Saya rasa tidak banyak tempat di dunia yang seperti ini. Saya belum pernah mengalami apa pun yang benar-benar menyainginya, dan saya telah menyaksikan banyak pertandingan sepakbola sepanjang hidup saya, menyaksikan ayah bermain dan hal-hal seperti itu,” tutur Schwarzer kepada laman FTBL.
“Hal ini terjadi di stadion, terutama ketika Anda bermain melawan tim-tim besar. Jika dibandingkan dengan Malaysia, kompetisinya jauh lebih seimbang, sedangkan di Malaysia Johor Darul Takzim memenangkannya setiap musim.”
“Saya sangat menikmati berada di sini, setelah tidak mendapatkan waktu bermain yang saya harapkan di Kuching. Itu adalah pengalaman pembelajaran yang bagus, meski segala sesuatunya tidak berjalan dengan baik.”
Arema mendapatkan hasil yang tidak bagus pada musim ini, dan berada di zona merah. Schwarzer menilai kondisi itu akibat Arema harus bermain di luar Malang. Schwarzer berharap situasi itu berubah setelah jeda internasional, mengingat Arema mendapatkan dua hasil positif sebelum kompetisi diliburkan.
“Kami lebih sering bermain di luar yang membuat semuanya menjadi sulit buat kami. Tapi itu terasa lebih manis ketika kami meraih kemenangan. Saya sangat terkesan dengan standar di sini setelah pindah dari Malaysia,” kata Schwarzer.
Schwarzer juga berharap dirinya bisa terus memperlihatkan performa bagus selama memperkuat Arema selama satu musim. Setidaknya, performa bagus akan membuat dirinya bisa ke jenjang lebih tinggi.
“Saya hanya ingin membuktikan diri, dan berjuang untuk klub, dan mari kita lihat apa yang terjadi selepas itu. Saya juga ingin merasakan pengalaman di Thailand suatu hari nanti, dan mungkin bahkan Jepang. J-League sungguh luar biasa,” imbuh Schwarzer.
“Mudah-mudahan saya bisa terus maju dan mengharumkan nama saya di Indonesia. Ini adalah pijakan yang bagus untuk saya.”


