PSS SlemanPSS Sleman

Kim Jeffrey Kurniawan Anggap Duel Lawan Persib Bandung Laga Luar Biasa

Gelandang PSS Sleman Kim Jeffrey Kurniawan menganggap pertandingan leg pertama semi-final turnamen pramusim Piala Menpora 2021 melawan Persib Bandung di Stadion Maguwoharjo, Jumat (16/4) malam WIB, sebagai laga luar biasa.

Kim sudah harus berhadapan dengan mantan klubnya lebih dini. Selama memperkuat Persib sejak 2017, pemain blasteran Jerman-Indonesia ini tampil di 53 pertandingan, serta menyumbang tiga gol.

Bagi Kim, Piala Menpora menghadirkan kesan tersendiri. Meski hanya bertajuk turnamen pramusim, dan bukan di kompetisi resmi Liga 1, pertemuan antara PSS dan Persib dipastikan berlangsung ketat.

“Ini adalah laga yang spesial bagi saya. Kemarin di babak grup kami main di Bandung, di kandang lama saya. Sekarang kami di Sleman, di kandang baru saya, dan main melawan mantan tim saya. Jadi ini luar biasa bagi saya. Itu justru meningkatkan semangat dan motivasi saya,” tutur Kim.

Kehadiran Kim, termasuk Fabiano Beltrame, memberi keuntungan lainnya bagi PSS. Sebab, kedua pemain tersebut memahami karakter pemain di tim lawan, mengingat mereka sudah bersama setidaknya selama dua tahun.

Kim mengatakan, ia akan mewaspadai sejumlah pemain berkarakter menyerang Persib yang dinilai mempunyai kecepatan mumpuni. Kendati demikian, Kim optimistis Super Elang Jawa dapat menuai hasil positif.

“Kalau saya melawan siapa pun sebenarnya lebih enak kalau fokus ke permainan kami dulu saja. Mudah-mudahan besok adalah pertandingan yang menarik untuk semuanya, dengan hasil yang positif untuk kami,” imbuh Kim.

Sementara itu, pelatih Dejan Antonic mengutarakan, pemain dilanda kelelahan setelah menempuh perjalanan sepuluh jam dari Bandung, dan tiba di Sleman, Selasa (13/4) malam WIB, sehingga mereka hanya mempunyai waktu dua hari untuk persiapan.

Menurut Dejan, setelah tiba di Sleman, pemain keesokan harinya melakoni latihan sebagai persiapan menghadapi Persib. Meski dilanda kelelahan, Dejan menegaskan seluruh pemain siap bertarung, dan optimistis meraih hasil positif.

“Kami baru sampai di Yogyakarta dari Bandung dengan menempuh perjalanan sepuluh jam. Rasanya seperti kami berangkat ke Hongkong. Tapi anak-anak sudah latihan, dan kami mencoba recovery, karena tidak ada waktu, cuma 48 jam sebelum pertandingan,” beber Dejan.

“Tentu saja kondisi mereka ada yang up dan down. Tapi saya lihat mereka tetap fokus untuk pertandingan, karena ini adalah semi-final. Siapapun yang main dan masuk line up besok pasti akan memberikan 100 persen seperti pertandingan sebelumnya.”

SIMAK JUGA: BERITA SEPAKBOLA NASIONAL!

Iklan
0