LIPUTAN MUHAMMAD SHOLIHIN DARI MAKASSAR
Dua penggawa PSM Makassar, Rasyid Bakri dan Wasyiat Hasbullah, menilai penundaan kick-off Liga 1 2018 hingga 10 Maret memberikan keuntungan bagi Juku Eja yang sedang melakukan persiapan.
Rasyid mengatakan, ia tidak mempermasalahkan mundurnya jadwal Liga 1 dari 3 menjadi 10 Maret. Menurutnya, ini akan memberikan keuntungan buat timnya, sehingga persiapan tim akan lebih mantap.
“Kalau saya pribadi mudurnya jadwal liga 1 menjadi keuntungan tersendiri bagi saya dan tim, sebab dapat membangun kerjasama tim dan menambah kekompakan,” ujarnya.
Selain itu, mantan pemain timnas U-23 tersebut mengaku kompetisi musim 2018 akan sangat ketat. Promosinya tiga klub dari perserikatan, Persebaya Surabaya, PSMS Medan, dan PSIS Semarang membuat gengsi Liga 1 makin tinggi.
“Insya Allah saya akan berusaha mengembalikan fisik dan mental sebelum liga dimulai. Semoga saya bisa mendapatkan tempat utama,” tambahnya.
Sementara Wasyiat menilai mundurnya Liga sebagai cambuk untuk tim. Menurut bek kiri PSM ini, penundaan itu membuat pemaun bisa mempunyai satu visi permainan.
“Kalau saya pribadi berpikir positif saja, dan kami bisa menggunakan waktu lebih banyak lagi untuk berlatih menjelang kompetisi,” ujar pemain asal kabupaten Gowa ini. (gk-69)
