Legendaris Thailand Kiatisuk Senamuang menepis kabar yang menyebutkan dirinya bakal menggantikan posisi Park Hang-seo sebagai pelatih Vietnam selepas Piala AFF 2022.
Kiatisuk sudah tidak asing dengan persebakbolaan Vietnam. Pada musim 2022, Kiatisuk menangani salah satu klub Negeri Paman Ho tersebut, yaitu Hoang Anh Gia Lai. Kiatisuk membawa Hoang Anh di peringkat enam Liga Utama Vietnam (V-League), serta menjadi semi-finalis Piala Vietnam.
Sedangkan di level tim nasional, Kiatisuk mempunyai catatan yang bagus, karena ia sukses membuat Thailand menjadi juara Piala AFF dua kali pada tahun 2014 dan 2016, serta meraih medali emas SEA Games 2013 bersama tim U-23.
Tak heran bila media Thailand dan Vietnam mengaitkan Kiatisuk dengan kursi pelatih The Golden Star. Hal ini disebabkan Park Hang-seo telah menyatakan tidak akan memperpanjang kontraknya bersama Vietnam yang berakhir pada Januari 2023.
“Terima kasih media Thailand dan Vietnam. Saya pikir saya memiliki kesempatan untuk menangani tim nasional, tetapi sebenarnya itu tidak mungkin. Saya masih terikat kerja dengan Hong Anh. Saya datang ke Vietnam berkat bantuan bos [Hoang Anh], jadi saya ingin membalas jasanya,” tutur Kiatisuk dikutip laman Daily News.
“Dengan timnas Vietnam tidak mungkin, karena Park masih di sini. Selain itu, Vietnam Memiliki target yang tinggi. Dalam tiga atau empat tahun ke depan, mereka ingin ke Piala Dunia, dan sudah mulai menyusun rencananya.”
Selain itu, lanjut pria yang akrab disapa Zico ini, ia ingin menghormati kontraknya bersama Hoang Anh. Zico belum lama ini telah memperpanjang kontraknya dengan durasi dua tahun, meski dalam penawarannya pemilik Hoang Anh menyebutkan skuad akan berbeda dibandingkan sebelumnya.
“Saya harus fokus bekerja di Hoang Anh agar kami mendapatkan hasil bagus. Bos sudah bilang, tahun depan tidak akan banyak pemain besar, dan saya diminta untuk mengembangkan pemain muda. Saya memenuhi keinginan bos agar kami bisa menyumbang banyak pemain untuk tim nasional di masa mendatang,” beber Zico.

