Timnas Indonesia U-19 menggelar pertandingan internal pada Minggu, 10 Januari, dalam rangkaian pemusatan latihan (TC) mereka di Spanyol. Tiga gol mewarnai uji coba yang mempertemukan tim Biru dan Ungu tersebut.
Tim Biru menang dengan Khairul Imam Zakiri sebagai bintang. Pemain yang berposisi sebagai gelandang dan bisa bermain sebagai sayap itu mencetak dua gol kemenangan untuk tim Biru, dan hanya dibalas gol tunggal Braif Fatari.
Zakiri, sebagaimana ia dipanggil, memang sudah masuk proyeksi skuad timnas U-19 sejak TC di Kroasia pada September tahun lalu. Meski bukan sebagai utama yang reguler, namun Zakiri cukup menjanjikan dan terus berkembang.
Dirinya ditempa kompetisi junior di Spanyol, dengan membela Gymnastica Ceuta. Klub tersebut bermain di kompetisi Division de Honor, atau kompetisi junior di Spanyol untuk kategori U-19, dan Zakiri terasah dari ajang tersebut.
Dua gol yang ia kemas pada laga uji coba merupakan pembuktian bagaimana dirinya sudah berkembang pesat. Gagal menembus skuad Garuda pernah dirasakan dia, namun tak lantas membuat mimpinya membela Merah Putih jadi sirna.
"Alhamdulillah senang dapat mencetak gol pada laga internal game tadi. Kami disini terus bersemangat, fokus dan kerja keras untuk memberikan yang terbaik," ujar pemain kelahiran 19 Desember 2001 ini, dikutip laman resmi PSSI.
"Saya bangga selalu dipanggil timnas U-19 sejak 2019 hingga saat ini. Awalnya pada 2017 lalu saya sempat ikut seleksi timnas U-19, namun saya belum dapat menembus tim utama. Hal tersebut menjadikan saya termotivasi untuk terus belajar dan tidak cepat puas," imbuh dia.
PSSIIa cukup beruntung karena bisa menimba ilmu sepakbola di Spanyol. Zakiri pernah bersama Real Valladolid, hingga Leganes, tentu untuk kategori tim junior. Hingga terakhir membela Gymnastica, Zakiri mendapat menit bermain yang cukup banyak, lebih dari sepuluh laga ia jalani di sana.
Tentunya TC timnas U-19 di Spanyol, tepatnya di Kota Salou, terasa nyaman untuk Zakiri. "Ya saya cukup lama tinggal di Spanyol karena sekolah dan membela klub di sini, jadi saya bisa berbahasa Spanyol. Saya senang timnas U-19 dapat menjalani TC di sini," tutupnya.
Kini Zakiri membidik skuad final untuk Piala Asia U-19 2020 yang digelar tahun ini. Meski harus melupakan mimpi tampil di Piala Dunia U-20 2021 yang batal, namun impian Zakiri untuk selalu dapat membela timnas Indonesia tak pernah luntur.
Istimewa