Kevin Prince Boateng FrankfurtGetty

Kevin-Prince Boateng Minta Penggunaan VAR Untuk Kasus Rasisme


OLEH    ERIC NOVEANTO Ikuti di twitter

Gelandang anyar Eintracht Frankfurt, Kevin-Prince Boateng menginginkan adanya penggunaan teknologi video untuk melenyapkan suporter bermental rasisme dari sepakbola.

Teknologi asisten wasit video (VAR) memang mulai jamak digunakan di sepakbola, khususnya Bundesliga Jerman belakangan ini bersamaan dengan teknologi sensor garis gawang.

Hanya saja menurut eks penggawa internasional Ghana tersebut, masih ada kekurangan yakni belum digunakannya VAR untuk mengidentifikasi kasus rasisme yang terjadi di lapangan.

Lazio Terima Sanksi Akibat Ulah Rasisme Curva Nord

"Kita semua sudah berada di tahun 2017 dan masih belum menemukan cara untuk mengatasinya [kasus rasisme]," ujar Boateng kepada Focus.

"Sudah ada teknologi sensor garis gawang dan juga video yang menyatakan gol saya [lawan Wolfsburg pada Agustus lalu] adalah off-side dan ada penalti yang tidak diberikan."

"Tapi mengapa kita tidak menggunakan teknologi yang sama agar setiap kasus rasisme bisa teridentifikasi dengan baik, mendepak para pelakunya agar tak bisa kembali lagi ke stadion?"

Boateng sendiri pernah mengalami kejadian yang tak menyenangkan berkaitan dengan masalah rasisme tepatnya saat membela AC Milan di Serie A Italia.

"Insiden semacam itu ada banyak dalam setiap musimnya. Itu tak terjadi baru-baru ini saja," tukasnya.

Iklan
0