Masih ingat bek keturunan Indonesia Kevin Diks? Pemain berdarah Maluku itu rupanya mencatatkan penampilan cemerlang belakangan ini ketika membela Aarhus Gymnastikforening, pada Liga Super Denmark 2020/21.
Konsistensi dari pemain yang tengah menjalani masa peminjaman dari AFC Fiorentina tersebut membuatnya masuk nominasi pemain terbaik Liga Super Denmark untuk Mei. Akun media sosial dari Liga Super Denmark mengumumkan hal tersebut.
Seperti pada umumnya, ada beberapa pemain yang masuk nominasi pemain terbaik Mei, dan pemenang akan ditentukan melalui voting. Tentunya, kekuatan dari netizen Indonesia bisa saja membuat Diks menjadi jawara pada voting tersebut.
ProShotsDiks yang pernah menyatakan bahwa dirinya siap membela timnas Indonesia tidak memungkiri bahwa ia menyambut kekuatan warganet untuk mendukungnya meraih titel pemain terbaik pada Mei ini. Total ada sepuluh nominasi, salah satunya Diks.
"Saya dengan senang hati mengajak masyarakat Indonesia untuk memilih saya pada kolom komentar Liga Super Denmark di Instagram. Saya selalu menyukai dukungan yang saya dapat, dan sekarang hal ini bisa dicurahkan pada pemilihan pemain terbaik bulanan," ucapnya kepada Goal Indonesia.
"Jika memang saya memenangkan ini, penghargaan ini juga untuk Indonesia. Negara yang juga saya cintai, dan kita akan lihat ke depannya bagaimana soal timnas Indonesia. Saya selalu terbuka untuk hal itu," sambung dia.
Pada September tahun lalu, Diks mendapat penolakan dari PSSI untuk dijadikan Warga Negara Indonesia (WNI) supaya bisa membela timnas Indonesia. Pertimbangan saat itu, PSSI masih fokus mencari bibit pemain yang lebih muda guna Piala Dunia U-20 2021.
Waktu berjalan dan PSSI pun seakan tidak mau melangkah lebih jauh untuk menjadikan Diks bagian dari timnas Indonesia. Namun, segala kemungkinan saat ini masih bisa berubah, apalagi sang pemain masih ingin berseragam Merah-Putih.
Dalam kariernya, Diks memang sempat membela timnas Belanda di level junior. Dirinya merupakan pemain kelahiran 1996 yang tahun ini berusia 24 tahun. Ia merekah bersama Vitesse hingga Feyenoord, hingga kini bermain di Liga Super Denmark.


