Bintang Belgia Kevin De Bruyne merasa dia tidak pantas mendapat penghargaan sebagai pemain terbaik dalam kemenangan 1-0 timnya atas Kanada di pertandingan pembuka Grup F Piala Dunia di Ahmed bin Ali Stadium, Kamis (24/11) dini hari WIB.
Gol Michy Batshuayi sudah cukup untuk mengamankan kemenangan bagi Belgia, namun Kanada akan merasa tidak beruntung setelah melewatkan satu penalti dan klaim penalti lainnya ditolak oleh wasit.
Belgia berada di puncak Grup F dengan mengumpulkan tiga poin, sementara Maroko dan Kroasia masing-masing memiliki satu angka.
Bruyne diganjar penghargaan resmi sebagai pemain terbaik di lapangan, namun ia tidak mengerti mengapa trofi itu dianugerahkan kepada dirinya karena dia merasa penampilannya kurang memuaskan.
"Saya tidak berpikir saya memainkan permainan yang bagus. Saya tidak tahu mengapa saya mendapatkan trofi," ujar De Bruyne kepada wartawan.
"Mungkin karena nama. Pujian untuk Kanada."
De Bruyne menambahkan tentang penampilan timnya: "Tidak cukup bagus, tapi kami tahu apa yang harus diubah. Ketepatannya kurang, juga dengan saya. Ada semangat juang, itu persyaratan minimum. Pertandingan pertama seperti ini di turnamen besar turnamen selalu istimewa. Saya tidak stres, tapi saya hanya bisa berbicara untuk diri saya sendiri. Kami mempersulit diri sendiri dan itu menyebabkan stres dalam tim."
De Bruyne dan rekan-rekan satu timnya akan tampil jauh lebih baik saat mereka menghadapi Maroko di pertandingan kedua pada Minggu (27/11).
