Ketua umum PSSI Mochamad Iriawan mengapresiasi hadirnya kembali Satgas Anti Mafia Bola jilid III. Menurutnya, hal tersebut membuat tugas pihaknya jadi lebih mudah dalam membenahi sepakbola nasional.
Terbentuknya Satgas Anti Mafia Bola, untuk memberantas tindak kecurangan yang ada di sepakbola tanah air. Sejumlah tersangka sudah dihukum karena terbukti bersalah.
Iriawan telah melakukan pertemuan dengan Kasatgas BJP Hendro Pandowo Karo Provost Propam Polri. Dalam kesempatan itu, Hendro menyampaikan hasil kerja dan temuan yang diperoleh Satgas Anti Mafia Bola Jilid II.
"PSSI ingin mewujudkan sepakbola yang bersih, bermartabat dan berprestasi. Karena itu kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi Kapolri yang membantu kami dengan kembali melanjutkan Satgas Anti Mafia Bola," kata Iriawan dikutip laman resmi PSSI.
Selain itu, Iriawan mengatakan terbantu dengan kehadiran Satgas Anti Mafia Bola. Ia merasa PSSI tidak bisa bekerja sendirian dalam membangun sepakbola tanah air.
"Sepakbola bukan cuma milik PSSI, tetapi milik masyarakat. Untuk itu kita harus bergerak bersama-sama," ujarnya.
