Timnas Indonesia U-19 sudah merampungkan pemusatan latihan (TC) mereka di Kroasia, yang sudah dilakukan sejak 30 Agustus lalu. Para pemain sudah bertolak ke Indonesia pada Senin, 26 Oktober.
Selama TC di Kroasia, Witan Sulaeman dan kolega menjalani beberapa laga uji coba. Terlihat bagaimana progres para pemain dari segi mental, fisik, dan tentu permainan, selama menjalani TC dan uji coba tersebut.
Mochamad Iriawan selaku ketua umum PSSI menilai positif perkembangan para pemain Garuda Muda, sebagaimana ia terus memantau bagaimana aksi pemain ketika melakoni laga uji coba yang dijalankan di sana.
Menurut sosok yang akrab disapa Iwan Bule tersebut, masih banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan oleh pemain supaya lebih berkembang. Mengingat, Piala Asia U-19 dan Piala Dunia U-20 masih lama digelar.
"Alhamdulillah perkembangan pemain semakin baik. Bisa dilihat dari performa mereka yang meningkat pada setiap laga uji coba," buka Iriawan dikutip laman resmi PSSI.
"Seluruh pemain juga berlatih dan bermain dengan kerja keras, semangat dan berjuang secara maksimal. Mereka harus menjaga terus performa, konsistensi, dan jangan cepat puas," sambung mantan Kapolda Metro Jaya itu.
Goal IndonesiaSelanjutnya timnas U-19 akan melakukan TC di Yogyakarta, dan teranyar gagal mengikuti Turnamen Toulon di Prancis. Event tahunan itu memang batal diselenggarakan pada tahun ini karena pandemi virus corona.
Soal bagaimana program yang akan dijalani berikutnya, PSSI bersama tim teknis akan membahas hal tersebut. "PSSI selalu mendukung program pelatih Shin Tae-yong untuk timnas Indonesia," ucap Iriawan.
"Untuk program TC selanjutnya kami akan berdiskusi dengan pelatih Shin tae-yong serta direktur teknik Indra Sjafri, apalagi setelah timnas U-19 tidak jadi mengikuti turnamen Toulon Prancis karena batal digelar," tutup Iriawan.
Berbagai hasil diraih timnas U-19 selama di Kroasia, antara lain kalah dari Bulgaria (0-3) dan Kroasia (1-7), imbang versus Arab Saudi (3-3), dua kali melawan Qatar (2-1 dan 1-1), kalah tipis dari Bosnia-Herzegovina (0-1), menang atas Dinamo Zagreb (1-0) dan NK Dugopolje (3-0), dua kali melawanMakedonia Utara (4-1 dan 0-0), menang atas Hajduk Split (4-0), dan terakhir sekali menjadi laga gim internal.
PSSI