Pelatih Bali United di Piala AFC 2020, Eko Purjianto, menilai kesalahan di babak pertama harus dibayar mahal oleh Serdadu Tridatu , sehingga menelan kekalahan 2-1 dari Preah Khan Reach Svay Rieng FC , Selasa (25/2) malam WIB, pada matchday kedua Piala AFC 2020 di Stadion National Olympic.
Gol pertama akibat kelengahan barisan belakang yang membuat Hoy Pallin luput dari pengawasan ketika menerima umpan Jean Befolo Mbarga. Sedangkan gol kedua diawali kesalahan Ricky Fajrin yang berusaha Haudi Abdillah, tapi mengarah ke Mbarga, sehingga tanpa kesulitan menaklukkan Nadeo Argawinata.
Eko menilai kesalahan itu membuat Bali United harus membayarnya dengan kekalahan. Juara Liga 1 2019 ini berusaha meningkatkan irama permainan di babak kedua, tapi hanya bisa melesakkan satu gol melalui Ilija Spasojevic.
“Sejak awal saya sudah bilang pertandingan ini tidak mudah. Inilah sepakbola. Mereka melakukan persiapan dengan bagus, da bermain lebih baik. Mereka mencetak dua gol, kami hanya satu,” ujar Eko dikutip laman Camssport .
“Di menit-menit awal pertahanan kami membuat dua kesalahan fatal, dan serangan mereka (Svay Rieng) sangat bagus. Mereka akhirnya bisa mencetak dua gol. Kami juga tidak mampu mencetak gol. Di babak kedua permainan kami jauh lebih baik. Kami mampu menciptakan beberapa peluang, namun hanya bisa mencetak satu gol.”
SIMAK JUGA: BERITA PIALA AFC!


