Manajemen Como menjadikan acara pengenalan Cecs Fabregas sebagai rekrutan anyar klub Serie B Italia itu kesempatan untuk memperlihatkan jersi terbaru mereka di musim 2022/23.
Jersi ini mengambil motif danau terkenal di kota yang terletak di sebelah utara Italia tersebut. Perancang jersi ini merupakan designer papan atas Indonesia, Didit Hediprasetyo.
Didit merupakan putra menteri pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, dan mengawali pendidikan di dunia fesyen di Parsons School for Design di New York dan Paris, sehingga mendapatkan gelar Bachelor of Fine Arts. Seiring makin bersinarnya Didit di dunia Fesyen, banyak karyanya rutin diperagakan di panggung Pekan Mode Paris.
“Saya menginginkan desain yang mengambil inspirasi dari ketenangan danau. Jadi saya menugaskan seniman Golnaz Jebelli untuk melukis pemandangan berbagai tekstur air dan marmer yang mewakili energi,” jelas Didik dikutip laman resmi klub.
Jersi Como nantinya tidak akan berubah setiap musim. Manajemen telah memutuskan setidaknya dua musim sekali bakal ada perubahan jersi. Keuntungan dari penjualan jersi ini akan didonasikan ke berbagai komunitas di penjuru Como.
“Untuk memberikan dukungan lebih lanjut kepada suporter Como, klub telah berjanji untuk mempertahankan jersi yang sama, setidaknya selama dua musim, dengan tujuan akhir memiliki desain yang sama selama lima tahun,” jelas manajemen Como.
Sementara Mirwan Suwarso, perwakilan pemilik Como yang merupakan konglomerat asal Indonesia, mengutarakan, selain untuk kegiatan amal, mempertahankan jersi lebih dari satu musim juga bertujuan meringankan beban ekonimi orang tua.
“Perlengkapan sepakbola dan merchandise telah menjadi sumber pendapatan yang cukup besar bagi tim di seluruh dunia. Tetapi pada saat yang sama bisa menjadi beban bagi orang tua yang anaknya berharap memakai model terbaru setiap tahun,” beber Mirwan.
“Kami ingin memastikan ini tidak terjadi dengan fans kami. Kami sangat meyakini membangun klub juga harus diiringi dengan membantu komunitas lokal berkembang. Inisiatif ini adalah langkah kecil untuk membangun hubungan yang langgeng, dan kami berharap membuahkan hasil bagus antara kami dan masyarakat Como.”


