Pelatih timnas Indonesia U-17 Bima Sakti menyebut sudah memiliki kerangka tim untuk Piala Dunia U-17 2023. Mayoritas pemain yang dipakai berasal dari skuad timnas Indonesia U-16 di Piala AFF U-16 tahun lalu.
Dalam Piala AFF U-16, timnas Indonesia U-16 berhasil menjadi juara. Pada laga puncak, pasukan Garuda Muda mengalahkan Vietnam U-16 dengan skor 1-0.
"Ya sekitar 70-80 persen [kerangka tim] karena itu pemain-pemain yang lama, dan rekan-rekan bisa lihat sendiri bagaimana latihan mereka. Pemain yang sudah saya [latih] sejak 2021 terbentuk dan kemarin juga di Piala AFF, di kualifikasi [Piala Asia], ya sebagian besar adalah mayoritas mereka," kata Bima di Lapangan A Senayan, Jakarta, Kamis (20/7).
Nantinya, Bima tinggal mencari kekurangan pemain yang dibutuhkan dari proses seleksi. Ia juga bakal menyaring pemain keturunan yang merumput di luar negeri untuk diajak main di Piala Dunia U-17.
Sejak beberapa hari lalu, PSSI menggelar seleksi untuk pemain timnas Indonesia U-17. Ada 12 kota yang ditunjuk menggelar agenda tersebut yakni Bandung, Palembang, Bali, Tangerang, Samarinda, Jakarta, Banjarmasin, Solo, Medan, Surabaya, Manado, dan Makassar.
"Tinggal ditambah nanti pemain-pemain yang dari diaspora kemudian pemain yang kami dapat juga di seleksi beberapa kota ini. Dan rencananya hari Sabtu nanti saya akan seleksi lagi di Samarinda, ada di Makassar, ada di Manado, di Banjarmasin juga," ucapnya.
Di sisi lain, Bima menjelaskan kekurangan yang ada di timnas Indonesia U-17. Menurutnya, para pemain yang mengikuti pemusatan latihan (TC) masih bermain individual.
TC timnas Indonesia U-17 sudah dimulai sejak 9 Juli. Sebanyak, 34 pemain dipanggil untuk ambil bagian dalam agenda yang dilangsungkan di Jakarta tersebut.
"Masalah organisasi bertahan, kadang masih sendiri-sendiri karena ada tambahan pemain baru, kami harus memadukan mereka, memang belum taktikal, kalau taktikal bagaimana kami latihan bertahan, menyerang, belum kami ajarkan semua, saya melihat progres mereka lebih bagus," ucapnya.
