Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
FC Barcelona v Feyenoord - UEFA Champions League 2026/27 League Phase MD1Getty Images Sport

Diterjemahkan oleh

Keputusan terpaksa: Jesus di ambang peluang emas dalam lini serang Barcelona

Penyerang asal Brasil, Gabriel Jesus, yang berusia 29 tahun, berhasil menunjukkan penampilan yang instan dan cepat begitu bergabung dengan Barcelona. Pelatih asal Jerman, Hans-Dieter Flick, memberikan menit bermain kepada sang pemain dalam dua laga melawan Valencia dan Feyenoord, dan sang penyerang membalasnya dengan mencetak gol lewat sundulan kepala setelah umpan silang dari Lamine Yamal.

Menurut surat kabar Spanyol "Sport", adaptasi sang pemain di ruang ganti tim berlangsung dengan cepat, karena ia memang sudah menguasai bahasa Spanyol dan tidak menemukan kesulitan untuk saling memahami dengan rekan-rekannya, di samping penguasaannya atas bahasa Inggris yang dipakai Flick, berkat masa kebersamaannya dengan Manchester City dan Arsenal. Jesus direkrut agar bisa masuk ke dalam sistem tim dengan cepat, mengingat kebutuhan pelatih Barcelona akan rotasi pemain sepanjang musim ini.

Pertandingan menumpuk begitu banyak bagi Barcelona pada periode saat ini, di mana tim menjalani fase yang sangat padat sebelum jeda internasional, mencakup tiga laga melawan Levante, Racing pada hari Rabu di Stadion Spotify Camp Nou, kemudian Sevilla di Stadion Sanchez Pizjuan. Hal ini memaksa Flick untuk membagi tenaga, karena rencananya mencakup pemberian peran yang lebih besar dan lebih menonjol kepada Jesus seiring berjalannya laga-laga tersebut.

Penyerang bernomor 9 di skuad Barcelona itu tampil selama 9 menit di Stadion Mestalla sesaat setelah kedatangannya, sebelum bermain 7 menit lagi melawan Feyenoord, di mana Jesus menunjukkan naluri mencetak golnya dan kemampuannya yang cepat dalam memahami sepak bola yang berbasis umpan dan kerja sama. Ia sebelumnya sudah pernah bermain dengan gaya kolektif ini di bawah arahan Pep Guardiola dan Mikel Arteta, dan itu merupakan faktor lain yang menguntungkannya.

Mengistirahatkan Raphinha

Flick mengandalkan Raphinha sebagai penyerang murni yang menjadi andalan utama, tetapi ia tidak ingin memforsirnya, di mana sang pemain hanya menuntaskan satu pertandingan dari total lima laga resmi yang dijalani Barcelona, setelah menjalankan tugasnya secara sempurna dengan mencetak 8 gol, terdiri dari 6 gol di Liga Spanyol dan dua gol di Liga Champions Eropa.

Proses mengistirahatkan Raphinha setelah hasil pertandingan dipastikan dianggap sebagai pilihan penting yang perlu diterapkan Barcelona terhadap seorang pemain yang mengalami cedera pada musim lalu, di mana ia absen bersama tim Katalan pada sebagian dari sepertiga akhir musim, khususnya laga babak perempat final Liga Champions Eropa melawan Atletico Madrid, dan ia juga mengalami cedera bersama timnas Brasil selama Piala Dunia.

Flick berupaya menjaga Raphinha, dan itu merupakan salah satu alasan utama yang mendorong perekrutan Jesus, yang mengeluarkan usaha besar di lapangan dan memberikan tambahan yang kuat dalam proses menekan lawan serta memiliki akurasi dalam melepaskan tembakan. Karakteristik-karakteristik ini ia miliki bersama Raphinha, meskipun mantan pemain Leeds United itu saat ini unggul dengan level yang lebih tinggi dari kebanyakan penyerang dunia, kecuali Kylian Mbappe dan segelintir lainnya.

Kondisi fisik yang positif

Gabriel Jesus bekerja keras sejak hari pertamanya untuk menghindari dampak absennya dari partisipasi sebelumnya bersama Arsenal, di mana ia tidak ikut bermain dalam laga-laga awal tim Inggris tersebut. Sang pemain menunjukkan kondisi fisik yang baik dan berlatih bersama grup sejak awal tanpa memerlukan program rehabilitasi khusus, berbeda dengan apa yang terjadi pada Rodri misalnya.

Rasa lega yang besar menyelimuti internal klub Barcelona atas transfer perekrutan Jesus setelah keefektifannya tampak jelas melawan Feyenoord, di mana kecocokannya yang baik dengan gaya Flick menunjukkan bahwa ia tidak datang hanya untuk menjadi sekadar opsi tambahan di bangku cadangan, melainkan untuk menjadi pemain dengan peran dan kepentingan yang besar di dalam tim.

Anda dapat mendiskusikan berbagai topik dan berita secara lebih mendalam di forum "Kooora"

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google