Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
FBL-WC-2026-MATCH74-GER-PARAFP

Diterjemahkan oleh

Keputusan Presiden memicu gejolak di Paraguay setelah Jerman tersingkir

Pada malam ketika Paraguay menorehkan sejarah di tengah air mata dan kegembiraan setelah lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 dengan mengalahkan tim nasional Jerman, perayaan tidak hanya berlangsung di lapangan... melainkan juga merambah hingga ke istana kepresidenan. 

Santiago Peña, Presiden Paraguay, mengumumkan hari Selasa sebagai hari libur nasional, setelah timnas negaranya menyingkirkan raksasa Jerman dari Piala Dunia 2026 dalam salah satu kejutan terbesar turnamen tersebut.

Timnas Paraguay mengalami malam yang tak terlupakan pada Senin kemarin, setelah menyingkirkan timnas Jerman dari babak 32 besar Piala Dunia dengan kemenangan 5-4 melalui adu penalti. Pertandingan dramatis ini mematahkan rekor historis, karena “Die Mannschaft” belum pernah mengalami kekalahan dalam adu penalti di Piala Dunia sebelumnya… hingga Paraguay datang.

Pertandingan ini menuntut ketangguhan mental yang luar biasa dari para pemain Paraguay, yang tetap tenang meskipun gagal mengeksekusi dua tendangan penalti yang seharusnya bisa menentukan hasil pertandingan lebih awal, sebelum akhirnya merebut tiket lolos di tengah kekagetan dunia.

Segera setelah peluit akhir dibunyikan, jalan-jalan di ibu kota Asunción meledak dalam kegembiraan. Ribuan pendukung turun ke jalan dalam konvoi mobil yang berlangsung berjam-jam, sementara nyanyian kebangsaan dan suasana perayaan yang meriah menyelimuti seluruh penjuru negeri.

Pemerintah pun tidak tinggal diam menyaksikan pemandangan tersebut; Presiden Paraguay Santiago Peña mengeluarkan dekrit presiden yang menetapkan hari Selasa sebagai hari libur nasional untuk merayakan pencapaian tersebut.

Peña menulis melalui platform “X”: “Hari ini seluruh bangsa merayakan… Ini adalah kemenangan yang mencerminkan tekad, keyakinan, dan kekuatan rakyat yang tak kenal menyerah.”

Dekrit tersebut menegaskan bahwa kemenangan ini “melampaui ranah olahraga, dan layak dirayakan secara nasional dan menyeluruh,” sambil menekankan bahwa pemerintah “tidak bisa hanya menjadi penonton di hadapan pencapaian ini, melainkan harus memberi kesempatan kepada rakyat untuk merayakan hari bersejarah ini secara bersama-sama.”

Paraguay kini akan menghadapi tantangan yang lebih besar... Jika Prancis, yang menjadi favorit juara, berhasil mengalahkan Swedia pada Selasa mendatang, maka pertandingan berikutnya antara tim Amerika Latin ini dan “Les Bleus” akan berlangsung di babak 16 besar.

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google