Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

SPORTEL Monaco 2025 - Global Sports Media & Technology Convention - Day TwoGetty Images Entertainment

Diterjemahkan oleh

Keputusan final: Pengadilan berpihak pada Rubiales dalam perseteruan panjangnya dengan Tebas

Javier Tebas, presiden La Liga, kalah dalam pertarungan panjangnya melawan mantan presiden Federasi Sepakbola Spanyol, Luis Rubiales.

Menurut surat kabar "Mundo Deportivo", Divisi Pertama Hukum Pidana di Mahkamah Federal Tertinggi Swiss telah membebaskan mantan presiden Federasi Spanyol, Luis Rubiales, dari gugatan yang diajukan oleh presiden La Liga, Javier Tebas, pada tahun 2019, yang menuduhnya merekam sebuah pertemuan anggota Federasi Sepakbola Eropa tanpa persetujuan mereka.

Dengan demikian, putusan yang dikeluarkan oleh Mahkamah Federal Tertinggi Swiss menolak banding yang diajukan oleh Javier Tebas terhadap putusan Pengadilan Banding Pidana yang dikeluarkan pada 17 Februari, yang menyatakan Luis Rubiales tidak bersalah terkait tuduhan yang dilayangkan oleh presiden La Liga soal perekaman percakapan tersebut.

Demikian pula, putusan yang dikeluarkan oleh pengadilan Swiss pada 29 Juli mengukuhkan hukuman terhadap Javier Tebas untuk membayar biaya yang timbul dalam proses hukum.

Putusan ini disambut baik oleh mantan presiden Federasi Sepakbola Spanyol, yang menyatakan kepada kantor berita Spanyol (EFE) bahwa dirinya "sangat senang, karena kini putusannya menjadi final" dan bahwa "keadilan telah tercapai setelah tujuh tahun", serta karena hal ini menunjukkan bahwa Tebas "terus-menerus berupaya mencemarkan citranya dengan kebohongan, dibantu oleh sejumlah media yang memiliki kepentingan yang sama sekali berbeda dari kebenaran dan keakuratan".

Ia juga menegaskan "cara bertindaknya yang sesuai hukum serta ketidakbersalahannya dalam menghadapi tuduhan palsu yang dialami oleh dirinya dan timnya", dan menekankan bahwa ia akan terus "berjuang demi terwujudnya keadilan".

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google