Maurizio Sarri Kepa ChelseaGetty/Goal

Kepa Arrizabalaga Menyesal Pernah Permalukan Maurizio Sarri

Kepa Arrizabalaga membuka kembali kenangan buruknya saat konflik dengan mantan manajer Chelsea, Maurizio Sarri di final Piala Liga 2019.

The Blues kalah adu penalti lawan Manchester City menyusul hasil imbang 0-0 selama 120 menit permainan dan Sarri hendak mengganti Kepa dengan Willy Caballero beberapa saat sebelum drama eksekusi titik putih dilakukan.

Namun, Kepa menolak dan tetap bersikeras bertahan di lapangan, menciptakan ketegangan di antara dirinya dan Sarri, hingga pelatih yang kini menangani Juventus tersebut sempat memasuki ruang ganti dan hampir meninggalkan pertandingan.

Sang penjaga gawang Spanyol berusia 24 tahun tersebut lantas gagal menjadi pahlawan bagi Chelsea dan kini ia menyesali perbuatannya.

"Saya tidak bangga dengan apa yang telah terjadi, saya menjalani guncangan yang luar biasa pada akhir pekan itu," ungkap Kepa kepada reporter.

"Itu adalah situasi yang tidak pernah saya rasakan. Ia [Sarri] mengira saya cedera, segalanya berjalan cepat dan terjadi seperti itu. Saya meminta maaf kepada semuanya dan Sarri menjelaskan kepada saya bagaimana perasaannya setelah itu, tapi kami memang dalam sorotan."

"Secara internal, segalanya sudah terpecahkan dan selesai sehari setelah [final] Piala Liga."

"Mulai dari sekarang, saya akan bertanya kepada manajer saat di jeda pertandingan dalam perpanjangan waktu!"

Iklan
0