Kepa Arrizabalaga menegaskan bahwa dirinya adalah pemain Chelsea, dan ia akan berjuang untuk posisi utama di musim depan.
Kedatangan Edouard Mendy pada 2020 telah membuat posisi Kepa bergeser, dan sejak saat itu, dia baru tampil sebanyak 29 kali di semua kompetisi untuk Chelsea.
Kiper berusia 27 tahun itu diboyong oleh The Blues dari Athletic Bilbao pada 2018, menghabiskan biaya £71,6 juta yang menjadikannya sebagai penjaga gawang termahal Chelsea.
Tetapi, penampilannya di bawah mistar kurang meyakinkan sehingga klub akhirnya memboyong Mendy dua tahun kemudian.
Kepa kini berambisi untuk bisa merebut kembali posisinya di musim depan dengan memberikan yang terbaik di setiap kesempatan yang ia berikan.
"Saya sangat bersemangat, ambisius, menikmati sendiri dan, di atas segalanya, ingin bermain lebih banyak. Saya ingin berada di lapangan untuk lebih banyak pertandingan," ujar Kepa dalam wawancaranya dengan Marca.
"Saat ini saya adalah pemain Chelsea, tetapi yang jelas bagi saya adalah bahwa saya ingin bermain lebih banyak, karena saya sudah lebih dari satu-dua tahun di sini, dan ketika saya bermain, saya memiliki penampilan yang luar biasa."
Ditanya soal peluangnya di tim nasional, dengan Luis Enrique kini lebih suka menunjuk Robert Sanchez dan David Raya, Kepa mengatakan tentang peluangnya: "Dia terbuka untuk segala hal dan apa yang dia suka, pasti di pilih."
"Saya mengenalnya dengan baik. Pelatih memantau banyak pemain, dia selalu menunjukkannya. Sebelum satu setengah tahun ini, di mana saya tidak selalu bermain dengan klub saya, Luis Enrique memanggil saya untuk semua pertandingan dan saya tahu apa yang ia suka dari penjaga gawangnya. Dia sangat jelas tentang itu."
"Itulah yang saya inginkan. Untuk bermain lebih banyak di klub dan kembali ke tim nasional. Secara pribadi, tujuan saya yang lain adalah untuk kembali ke La Roja."


