Toyota - AFC CupGoal Indonesia

Kendala & Dilema Dua Wakil Indonesia Di Piala AFC 2020

Pandemi virus Corona yang belum menunjukkan penurunan di Indonesia sepanjang bulan ini membuat kompetisi sepakbola di tanah air pada tahun 2020 terancam mengalami pembatalan.

Berdasarkan data organisasi kesehatan dunia (WHO) hingga, Rabu (20/5), tercatat ada 18.496 kasus di Indonesia, 486 diantaranya merupakan kasus baru. Total korban meninggal dunia akibat virus ini mencapai angka 1.221. Jumlah kematian akibat virus Corona di Indonesia merupakan yang tertinggi di kawasan Asia Tenggara.

PSSI sebelumnya telah menyatakan menunggu kebijakan pemerintah mengenai status darurat hingga 29 Mei. Dengan kondisi itu, peluang untuk melanjutkan kompetisi sangat kecil. Apalagi sebagian besar klub telah memberikan rekomendasi kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB) agar kompetisi tahun ini dibatalkan.

Situasi tersebut menempatkan PSM Makassar dan Bali United dalam posisi dilema. Hal itu disebabkan kedua klub masih menjalani pertandingan Piala AFC 2020, sehingga mereka menjadi tim yang harus tetap aktif berlaga di saat lainnya sedang mempersiapkan diri menghadapi musim baru.

PSM dan Bali United masih menjalani tiga pertandingan fase grup yang menurut pemberitaan media Vietnam dan Hong Kong akan digulirkan kembali pada Juli. PSM menduduki peringkat tiga klasemen sementara Grup H dengan nilai empat, terpaut tiga angka dari pemuncak Tampines Rovers.

PSM Makassar vs Kaya FCGoal Indonesia

Sedangkan Bali United menjadi juru kunci Grup H dengan nilai tiga, tertinggal empat angka dari pemuncak klasemen sementara Ceres-Negros. Secara matematis, baik PSM dan Bali United mempunyai peluang untuk lolos ke fase berikutnya.

Manajemen PSM dan Bali United tentunya harus merevisi kontrak pemain agar mereka tetap bertahan di tengah kondisi keuangan yang sulit, mengingat mereka hanya bertarung di Piala AFC. PSM dan Bali United tidak dapat mengubah pemain, karena pendaftaran baru bisa dilakukan bila tim lolos ke fase knock-out.

Buntutnya, finansial bisa menjadi masalah buat PSM dan Bali United. Berdasarkan regulasi Piala AFC 2020, tuan rumah berhak sepenuhnya atas penjualan tiket. AFC hanya memberikan kontribusi kepada tim yang menjalani laga tandang sebesar 40 ribu dolar Amerika Serikat, atau sekitar Rp588 juta, per pertandingan, termasuk di fase knock-out.

Dari tiga pertandingan sisa, PSM menjalani satu laga kandang dan dua tandang. Sementara Bali United memiliki dua partai tandang, dan satu kandang. Jika mengandalkan tiket kala menjadi tuan rumah, kans memperoleh dana terbilang kecil bila pandemi virus Corona tak mengalami grafik penurunan, karena laga kemungkinan digelar tanpa penonton.

Mengandalkan bantuan sponsor juga tidak bisa terlalu diharapkan, mengingat pandemi mengguncang seluruh sektor perekonomian. Bila konfederasi sepakbola Asia (AFC) mengikuti imbauan FIFA mengenai waktu ideal bergulirnya kompetisi pada September, tentunya pengeluaran klub akan makin membengkak.

Ceres Negros vs Bali UnitedGoal Indonesia

Di samping itu, kebijakan negara Asia Tenggara lainnya dalam menanggulangi penyebaran virus bisa menjadi kendala. Seperti yang terjadi di Kamboja. Meski terdapat 122 kasus, dan tidak ada korban jiwa, pemerintah tetap melarang pertandingan sepakbola digelar.

Permasalahan finansial kemungkinan dapat memberikan pengaruh terhadap perjalanan klub. Bila PSM dan Bali United tidak sanggup lagi mengeluarkan dana lebih besar, mereka 'menyudahi' perjalanan di babak grup tanpa memikirkan peluang lolos ke fase knock-out.

Dari segi teknis, persiapan PSM dan Bali United juga tidak maksimal. Bila tetap mengikuti agenda semula, pertandingan dilakoni setiap dua pekan satu kali. Kondisi ini akan memberikan dampak psikologi kepada pemain, karena mereka akan menanti laga dengan waktu yang cukup lama. Namun kondisi serupa juga dialami rival mereka.

Terlepas dari permasalahan yang bakal dihadapi bila Liga 1 dibatalkan, kita tentunya berharap dua wakil Indonesia di kompetisi Asia tetap memperlihatkan taji, dan menorehkan hasil manis.

SIMAK JUGA: BERITA PIALA AFC!

Iklan
0